Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Polres Buleleng Belum Tetapkan Tersangka
BERITABALI.COM, BULELENG.
Walaupun telah mengamankan delapan orang, empat pemuda dari Desa Kaliasem Kecamatan Banjar dan empat cewek café, Sat Reskrim Polres Buleleng, hingga Jumat (2/1) belum menetapkan adanya tersangka dalam kasus pembunuhan malam tahun baru di Lovina.
“Belum, kita belum menetapkan tersangka, sebab pemeriksaan masih kita lakukan terhadap saksi-saksi, kita masih menunggu hasil pemeriksaan dan hasil penyelidikan di lapangan termasuk menunggu hasil otopsi korban untuk mengetahui penyebab meninggal dunia,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa.
Dari hasil pemeriksaan terhadap empat pemuda asal Desa Kaliasem, termasuk empat cewek café yang diduga menelpon para preman lovina, belum diperoleh keterangan pasti penyebab tewasnya anggota Banzer Bali tersebut.
” Baru sebatas pemeriksaan awal saja dan semua saksi tidak ada yang mengetahui aksi pengeroyokan tersebut, ini masih didalami, tunggu saja hasilnya,” ujar Sudirsa.
Sebelumnya, perayaan malam tahun baru di Pantai Binaria Lovina Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng, diwarnai insiden berdarah yang mengakibatkan tewasnya seorang anggota Banzer Bali akibat dikeroyok sejumlah preman Lovina.
Aksi berdarah yang menyebabkan Komang Ardi Wismaya (30), warga Dusun Corot, Desa Cempaga, Kecamatan Banjar, tewas dengan sejumlah luka pada dada dan kaki berawal saat korban Ardi Wismaya bersama keponakannya Juliadnyana alias Nano (18) Gede Ardiyasa (22) dan Ketut Ardika Wijaya (25) hendak melewatkan malam tahun baru di Pantai Binaria Lovina Desa Kalibukbuk.
Berdasarkan keterangan di lokasi peristiwa menyebutkan, pengeroyokan terhadap empat warga Desa Cempaga tersebut dipicu oleh kecemburuan dan provokasi cewek café di lokasi peristiwa.
Korban Juliadnyana yang datang ke Pantai Bina Ria Lovina bersama korban Wismaya, Ardiyasa dan Ardika Wijaya hendak meminta api rokok dari sekelompok cewek café yang mangkal di Pantai Bina Ria Lovina.
Kedua korban paman dan keponakan itu akhirnya ditemukan sejumlah warga setempat. Juliadnyana alias Nano yang terkapar langsung di larikan ke RS Paramasidhi Singaraja, sedangkan Ardi Wismaya yang mengambang di pinggir Pantai Binaria ditemukan telah tidak bernyawa dan langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Buleleng.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2625 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan