Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tiap Pagi SPBU Wajib SMS ‘Kondisinya’ ke Pertamina

Denpasar

Selasa, 20 Januari 2009, 20:34 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Mulai awal Februari mendatang, Pertamina Cabang Denpasar akan menerapkan apa yang disebut ‘SPBU Monitoring’. Tujuannya untuk mengetahui ‘kondisi’ yang terkait dengan stok sampai omzet setiap SPBU di Bali.

“Sebenarnya pertengahan bulan ini sudah mulai diterapkan, namun karena masih terkendala koneksi, jadi mundur mulai awal Februari mendatang,” kata Kepala Pemasaran BBM Retail Regional V Pertamina Cabang Denpasar, Pramono Wibowo, sore tadi di Denpasar.

Kata Pramono, dalam program ‘SPBU Monitoring’ ini, nantinya setiap SPBU wajib melaporkan tentang ‘kondisinya’ ke Pertamina setiap pagi hari. Sehingga Pertamina jadi tahu kondisi SPBU yang sebenarnya secara keseluruhan di Bali.

Kondisi yang dimaksudkan Pramono adalah menyangkut stok, sisa setoran (DO), penerimaan BBM kemarinnya, dan omzetnya. “Jadi kondisi inilah yang dilaporkan lewat sms ke Pertamina,” imbuh Pramono.

Dengan mengetahui kondisi SPBU seperti itu, maka akan dapat diantisipasi secepat mungkin kemungkinan terjadinya kekosongan stok di SPBU tertentu.

Melalui perangkat jaringan Monitoring Centre yang berpusat di Surabaya, semua SPBU akan dapat diketahui dengan akurat seperti yang dilaporkan masing-masing SPBU. Sebagai tahap awal, program ini sudah disosialisasikan dengan mengundang pengelola SPBU ke Kantor Pertamina, sore tadi. 


Saat ini, di Bali ada 151 SPBU, termasuk 32 di antaraanya sudah menyandang predikat ‘Pasti Pas’. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sss



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami