Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Bendera PDIP di Pedawa Dirusak OTK
Banjar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Perilaku politik tidak dewasa dan ‘norak’ terjadi di Desa Pedawa Buleleng. Tiga bendera PDI Perjuangan yang terpasang di Dusun Asah, Desa Pedawa Kecamatan Banjar dirusak oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).
Tiga bendera berukuran 40 x 60 cm ditemukan tercecer oleh warga yang sedang melakukan kegiatan gotong royong, Minggu (25/1). Selanjutnya kasus pengerusakan bendera parpol tersebut, beserta barang bukti dilaporkan Sekretaris Ranting PDI Perjuangan Desa Pedawa, Ketut Suwetrayasa ke Panwaslu Kabupaten Buleleng.
“Saya tidak mengetahui pasti identitas atau nama orang yang melakukan pencabutan bendera milik PDI Perjuangan tersebut. Tetapi, dari ciri-ciri tubuhnya dan juga ketika menendang Ketut Ariasa, sepertinya saya tahu,” ungkap Made Budiawan selaku saksi yang juga dibenarkan Ketut Ariasa dan Komang Mertayasa.
Keterangan saksi menyebutkan, pelaku pengrusakan menaiki sepedamotor Suzuki Satria Nopol DK 3764 VJ yang membongceng seorang laki-laki mengenakan pakaian warna gelap.
“Tengah malam itu datang dari arah utara, dan di depan rumah milik Ketut Ariasa, laju sepedamotor diperlambat dan langsung melakukan pencabutan dan pengerusakan atau perobekan bendera PDI Perjuangan yang terpasang,” papar Mertayasa. Sementara, anggota Panwaslu Buleleng Gede Artama mengatakan, penanganan kasus pencabutan dan pengerusakan atau perobekan bendera PDIP tersebut akan dilakukan dalam waktu lima hari dengan mempertajam penanganan melalui keterangan saksi.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3851 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang