Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ada Yang Digigit Anjing, Negatif Rabies

Negara

Kamis, 29 Januari 2009, 18:30 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

virus rabiesSejak merebaknya kasus penyebaran virus rabies di beberapa tempat di luar Jembrana, tindakan pencegahan harus dilakukan secara maksimal. Apalagi pada bulan Januari 2009 ini, diketahui ada 2 orang warga Jembrana tergigit hewan yang disinyalir membawa virus rabies.

Kepala Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (Kessos), dr. I Putu Suasta mengatakan, memasuki awal tahun 2009 ini, pihaknya menerima laporan ada 2 warga Jembrana yang digigit anjing yang diduga membawa virus rabies.

"Kita sudah tangani dan ternyata yang bersangkutan tidak menunjukkan gejala terkena penyakit rabies," katanya saat memberikan materi dalam sosialisasi tentang penyakit rabies kepada sejumlah tokoh masyarakat se Kecamatan Jembrana di Kantor Camat Jembrana, Kamis (29/1).

Kendati demikian, lanjut Suasta, pihaknya tetap menghimbau kepada warga jika digigit hewan penular rabies (HPR) agar melakukan langkah-langkah antisipasi dengan segera cuci bagian tubuh yang digigit pada air mengalir dengan sabun hingga bersih. "Setelah itu, segera ke pos pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan selanjutnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kehutanan dan Kelautan (Perkutut), I Nyoman Suastika dalam kesempatan tersebut mengatakan virus rabies sama halnya dengan flu burung sehingga dalam penanganannya diperlukan kesamaan gerak terutama para tokoh-tokoh di desa dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat. Apalagi, kata Suastika, saat ini di Jembrana tercatat sekitar 16 ribu ekor lebih hewan utamanya anjing di masyarakat, baik yang dirawat dengan baik maupun yang liar berkeliaran. 


"Kita harus selalu waspada dengan penyakit mematikan ini karena populasi penyebabnya cukup besar,"katanya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami