Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Puluhan Darah PSK dan Cewek Kafe Dites
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
http://beritabali.com/tag/sejumlah-cewek-kafe-yang-kerap-mangkal-di-sejumlah-kafe-di-wilayah-desa-Dauh-PekenPuluhan pekerja sek komersial (PSK) Terminal Pesiapan dan sejumlah cewek kafe yang kerap mangkal di sejumlah kafe di wilayah desa Dauh Peken, kecamatan Tabanan menjalani tes darah. Selain darahnya dites, puluhan cewek-cewek yang merupakan resiko tinggi itu diberikan pemahaman mengenai bahaya HIV-AIDS serta pencegahananya.
Perbekel Dauh Peken I Gusti Komang Wastana mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menekan penyebaran HIV/AIDS di wilayah Dauh Peken yang semakin memprihatinkan karena jumlahnya meningkat drastis dari tahun ke tahun.
"Penyebaran HIV/AIDS bagai gunung es, yang kelihatan sedikit di permukaan namun setelah dilakukan pendataan masih banyak yang belum terdata di lapangan," jelasnya.
Dia pun berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan gambaran atau banyangan kepada resiko tinggi terkena HIV/AIDS di Tabanan. "mudah-mudahan kegiatan ini mampu membuka hati para pekerja malam seperti cewek kafe, cewek pesiapan agar selalu waspada terkait virus mematikan ini," jelasnya. Acara kemudian, satu per satu cewek TPI dan cewek kafe menjalani pemeriksaan darah oleh tim Dinas Kesehatan Tabanan. (nod)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2255 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun