Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Gerokgak

Jumat, 25 September 2026, 13:22 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Gerokgak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Gede Adimas Raditya Wibawa (11), bocah asal Desa/Kecamatan Gerokgak, Buleleng, hilang terseret arus saat berenang di Pantai Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Kamis (24/9/2026) sore. Hingga Jumat (25/9/2026), korban belum ditemukan.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan pencarian terhadap korban masih dilakukan bersama tim SAR.

Raditya diketahui hilang terseret arus sekitar pukul 15.30 WITA. Saat itu, korban bersama dua temannya, Ketut Aldi Widiasa dan Kadek Agus Gery Juniarta, datang ke Pantai Desa Gerokgak untuk berenang.

Korban bersama Kadek Agus berenang menggunakan Styrofoam bekas yang ditemukan di sekitar pantai. Sementara Ketut Aldi tetap berada di pinggir pantai.

Tak lama kemudian, ombak besar membuat korban dan Kadek Agus terlepas dari pegangan Styrofoam. Melihat kejadian tersebut, Ketut Aldi berlari menuju lokasi tambak nener yang tidak jauh dari pantai untuk meminta pertolongan.

Di lokasi tersebut, Ketut Aldi bertemu Putu Swastika alias Butuan, Lutfi Rahman dan Husnain. Ia kemudian memberitahukan bahwa ada temannya yang tenggelam.

Ketiga warga tersebut langsung berlari menuju pantai. Mereka melihat Kadek Agus dalam kondisi timbul tenggelam di perairan. Warga kemudian menolong dan menariknya ke pinggir pantai.

Sementara Raditya terseret arus dan hilang. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi untuk dilakukan pencarian.

"Pencarian dilakukan melalui jalur laut dan darat. Tim SAR menggunakan rubber boat menyisir perairan dari titik terakhir korban terlihat, sementara tim lainnya menyisir kawasan pesisir," jelas Iptu Yohana.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan pencarian dilakukan dengan menyisir wilayah barat dan timur dari lokasi kejadian. Sesuai SOP, pencarian terhadap korban akan dilakukan selama tujuh hari.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami