Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Polsek Sukawati Musnahkan Satu Ton Tuak dan Arak
Sukawati
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Jajaran Polsek dan unsur Muspika Sukawati Gianyar melakukan pemusnahan 1 ton lebih minuman keras jenis tuak dan arak. Pemusnahan miras ini untuk membatasi peredaran miras di wilayah ini sekaligus menekan angka kriminalitas yang disebabkan oleh miras.
Pemusnahan satu ton lebih minuman keras jenis tuak dan arak tradisional ini dilakukan di Pantai Purnama Bali. Pemusnahan dilakukan di Pantai ini dengan alasan untuk meminimalkan dampak pencemaran yang ditimbulkan oleh cairan miras.
Miras jenis tuak dan arak ini merupakan hasil razia yang dilakukan dalam sebulan terakhir. Minuman keras ini diperoleh dari razia mobil pedagang miras di jalan raya serta beberapa warung tuak dan arak di wilayah Sukawati Gianyar.
Satu per satu cairan miras tuak dan arak dalam galon dituangkan dalam lubang yang telah disediakan. Lubang berisi genangan miras tersebut kemudian dikubur dengan pasir pantai yang berwarna hitam.
Pemusnahan miras jenis tuak dan arak ini bertujuan untuk membatasi peredaran miras di wilayah Sukawati, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat penjualan miras di Kabupaten Gianyar. Selain itu, pemusnahan ini juga bertujuan untuk menekan angka kriminalitas yang disebabkan oleh konsumsi minuman keras secara berlebihan.
“Dengan adanya pemusnahan ini diharapkan akan timbul efek jera bagi penjual maupun masyarakat yang suka mengkonsusmi minuman keras di wilayah ini,” kata Kapolsek Sukawati, AKP Arya Bima Vyasa.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan