Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Polsek Sukawati Musnahkan Satu Ton Tuak dan Arak
Sukawati
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Jajaran Polsek dan unsur Muspika Sukawati Gianyar melakukan pemusnahan 1 ton lebih minuman keras jenis tuak dan arak. Pemusnahan miras ini untuk membatasi peredaran miras di wilayah ini sekaligus menekan angka kriminalitas yang disebabkan oleh miras.
Pemusnahan satu ton lebih minuman keras jenis tuak dan arak tradisional ini dilakukan di Pantai Purnama Bali. Pemusnahan dilakukan di Pantai ini dengan alasan untuk meminimalkan dampak pencemaran yang ditimbulkan oleh cairan miras.
Miras jenis tuak dan arak ini merupakan hasil razia yang dilakukan dalam sebulan terakhir. Minuman keras ini diperoleh dari razia mobil pedagang miras di jalan raya serta beberapa warung tuak dan arak di wilayah Sukawati Gianyar.
Satu per satu cairan miras tuak dan arak dalam galon dituangkan dalam lubang yang telah disediakan. Lubang berisi genangan miras tersebut kemudian dikubur dengan pasir pantai yang berwarna hitam.
Pemusnahan miras jenis tuak dan arak ini bertujuan untuk membatasi peredaran miras di wilayah Sukawati, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat penjualan miras di Kabupaten Gianyar. Selain itu, pemusnahan ini juga bertujuan untuk menekan angka kriminalitas yang disebabkan oleh konsumsi minuman keras secara berlebihan.
“Dengan adanya pemusnahan ini diharapkan akan timbul efek jera bagi penjual maupun masyarakat yang suka mengkonsusmi minuman keras di wilayah ini,” kata Kapolsek Sukawati, AKP Arya Bima Vyasa.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 868 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 732 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 557 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik