Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Masalah Buyan Diserahkan ke Pemkab Buleleng

Pancasari

Rabu, 11 Februari 2009, 20:09 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Rencana dialog yang digelar Forum Peduli Bhisama dan Kawasan Suci (FPBKS) terkait Persamaan Persepsi Tentang Keberadaan Danau Buyan dan Hutan Sekitarnya ditolak Warga Desa Pancasari. Saat ini masalah Danau Buyan diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Rencana kehadiran Koordinator Forum Peduli Bhisama dan Kawasan Suci serta Pemangku Sejagat Bali, Si Ketut Mandiranatha yang juga Calon DPD Propinsi Bali untuk melakukan dialog terkait persamaan persepsi tentang keberadaan Danau Buyan dan hutan sekitarnya di Wantilan Pura Danau Buyan, Rabu (11/2) siang ditolak warga Desa Pancasari.

Penolakan yang dilakukan Warga Desa Pancasari terhadap rencana yang dilakukan Forum Peduli Bhisama dan Kawasan Suci serta Pemangku Sejagat Bali lantaran tidak ada koordinasi.

Bahkan surat undangan yang ditandatangani Ketua Pelaksana, I Gusti Ngurah Mendra dan Sekretaris Ida Bagus Purwatatwa menimbulkan ketersingungan warga.

“Sepertinya warga disini tidak mampu menjaga Bhisama maupun kesucian Danau Buyan," ungkap Prebekel Desa Pancasari, Wayan Darsana.

Penolakan dan pelarangan dialog untuk menyamakan persepsi tersebut dilakukan Warga Desa Pancasari bersama sejumlah tokoh masyarakat juga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

" Ini sebagai langkah antisipasi saja, siapa tahu kalau terjadi apa-apa, kita tidak mau bertanggung jawab, sebab masalah ini sudah ditanggani pemkab," ujar Darsana.

Dalam surat undangan yang ditujukan kepada Prebekel Desa Pancasari dan warga tersebut hanya ditembuskan kepada Kepala Desa Pakraman setempat dan Bendesa Adat setempat.


Isi surat tidak mengundang kehadiran warga untuk menyamakan persepsi terkait penolakan yang dilakukan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika atas rencana Pengembangan Kawasan Danau Buyan yang melangar Bhisama dan Kawasan Suci, serta merusak ekosistem pada kawasan Danau Buyan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami