Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 22 September 2026
BPK : Banyak Rekening
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kebocoran keuangan baik di daerah maupun di pusat salah satunya disebabkan lantaran banyaknya rekening-rekening "liar" yang tidak dilaporkan oleh penyelenggara negara. Hal itu yang mengakibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menolak memberikan opini disclaimer terhadap hasil pemeriksaan keuangan di lembaga-lembaga penyelenggara negara tersebut.
"Selama tahun 2007, masih banyak keuangan pemerintah terutama di pusat yang masih disclaimer karena banyak rekening-rekening 'liar' yang tidak dilaporkan. Sampai saat ini rekening-rekening tersebut masih diselidiki oleh KPK," terang Kepala Perwakilan Bali BPK RI, I Gede Kastawa saat menyampaikan sosialisasi kebijakan umum audit BPK terhadap keuangan daerah di Aula Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Kamis (12/2).
Dalam menuwujudkan pemerintahan yang baik dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), pria asal Bondalem, Buleleng ini menegaskan selain akan mengaudit laporan keuangan daerah karena wajib dilakukan mandatory, pihaknya juga membidik kegiatan-kegiatan yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kegiatan-kegiatan yang menyerap anggaran cukup banyak dan kegiatan-kegiatan yang rawan KKN.
"Nantinya hasil pemeriksaan BPK akan memberikan opini yang bisa berupa wajar tanpa perkecualian, wajar dengan perkecualian, disclaimer dan tidak wajar," jelasnya.
Dari pengalaman audit yang telah dijalaninya, mantan Kepala Perwakilan BPK DKI Jakarta dan Banten ini memberikan gambaran kalau sebagian besar kesalahan pengelolaan keuangan daerah disebabkan karena perencanaan anggaran belum dapat dijadikan kendali pelaksanaan anggaran. "Selain itu ada juga karena kelalaian petugas yang disebabkan karena ketidaktahuan atau ketidakmampuan melaksanakan tugas tersebut," terangnya.
Kastawa juga tidak memungkiri kalau kesalahan pengelolaan anggaran juga disebabkan karena seringnya terjadi perubahan aturan yang terkait pengelolaan keuangan daerah serta adanya struktur birokrasi yang belum mengacu kepada ketentuan yang berlaku.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8277 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5727 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3577 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2422 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar