Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Anak Penyu Diperdagangkan Secara Online
Lumintang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
penyuLembaga Pemerhati Satwa ProFauna mendeteksi perdagangan satwa langka dilindungi berupa penyu melalui internet. Hasil investigasi ProFauna Indonesia menemukan penjualan tukik atau anak penyu melalui situs-situs gratisan. Salah satu situs yang terungkap adalah jutaku dot multiply dot com.
Koordinator ProFauna Indonesia Wilayah Bali Wayan Wiradnyana ketika ditemui beritabali.com di Lumintang (12/3) menyatakan rata-rata tukik yang diperdagangkan melalui media online tersebut dijual dengan harga antara Rp. 100.000 – Rp. 200.000. Perdagangan tukik ini lebih banyak digunakan sebagai binatang kesayangan.
Wiradnyana menyatakan yakin situs tersebut dibuat oleh orang Indonesia, namun servernya berada di luar negeri.
“Kita tidak tahu ya server mereka ada dimana, tapi yang jelas pembuatnya orang Indonesia, karena mereka mencantumkan alamat dan nomor telepon. Profauna sendiri secara resmi telah berkirim surat kepada pengelola situs untuk menutup situs yang memperdagangkan satwa dilindungi” kata Wayan Wiradnyana.
Wiradnyana menambahkan, sebagian besar tukik yang diperdagangkan secara obline merupakan penyu jenis penyu hijau.
Menyinggung perdagangan daging penyu, Wayan Wiradnyana menyatakan mengalami penurunan cukup drastis. Dari sekitar 5000 ekor penyu pertahun pada 2000-2004, kini menjadi sekitar 1000 ekor penyu pertahun dalam beberapa tahun terakhir.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang