Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jadi Gila, Gusti Bakar Motor dan Rumah

Mendoyo Dauh Tukad

Sabtu, 14 Maret 2009, 18:20 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

gila JadiCekcok dengan Istri
Diduga lantaran stress lalu meningkat menjadi gangguan jiwa akibat ada masalah dengan istrinya, Gusti Ngurah Ketut Yudi Asmara (35), warga Dusun Tengah, Mendoyo Dauh Tukad, Mendoyo nekad membakar rumahnya, Sabtu (14/3). Akibatnya, rumah ukuran 9x12 meter beserta isinya ludes terbakar.

Menurut kerabat pelaku Gusti Ngurah Made Mudiana, kejadian berawal Yudi melangsungkan pernikahan beberapa bulan yang lalu dengan Ni Made Sasihanti yang telah memberinya seorang anak berusia 3 bulan.
“Usai upacara tiga bulanan, dia tinggal dengan mertuanya di Dusun Pangkung Jangu, Mendoyo Dauh Tukad,” ujar Mudiana.

Lalu, kata Mudiana, sekitar 5 hari yang lalu, Yudi pulang ke rumah orang tuanya dalam kondisi stress lantaran setiap malam tidak pernah tidur, sering ngomel dan marah-marah tanpa alasan yang jelas.

“Mungkin dia lagi ada masalah dengan istrinya. Memang dia pernah stress sekitar tahun 2005 lalu,” terangnya.

Puncaknya, lanjut Mudiana, sejak pukul 02.00 pagi tadi, Yudi tampaknya sudah tidak bisa lagi mengontrol perilakunya.

“Dia marah-marah dan mengamuk sehingga seluruh keluarganya ketakutan. Mengamuknya pun tidak di rumah saja tapi sampai ke jalan raya,” terangnya.

Menurut Mudiana, kian pagi tingkah laku Yudi semakin, tingkah laku Mudiana semakin tidak terkontrol dan mulai menghancurkan satu persatu barang yang ada di dalam rumahnya.

“Setelah dihancurkan, barang-barang tersebut dibuang ke sumur,” ujarnya. Lalu, kata Mudiana, Yudi mengambil minyak tanah dan menyiramkannya ke sepeda motor Honda Vario rakitan tahun 2008 milik sepupunya Gusti Ayu Komang Bintari yang sedang parkir di dalam rumah.

“Lalu dia membakarnya. Tidak satupun pihak keluarga yang berani menghalanginya karena dia bawa kayu dan berteriak-teriak mengancam orang yang berani menghalangi tindakan brutalnya itu,” terangnya.

Akibatnya, kata Mudiana, karena sepeda motor tersebut diparkir di dalam rumah, api menjalar dengan cepat dan menghanguskan seluruh isi rumah tersebut.

“Pihak keluarga dan warga yang sudah berkerumun berusaha memadamkan api namun tindakan tersebut membuat pelaku makin brutal dan melempari setiap orang yang berusaha memadamkan api,” jelasnya.

Kejadian tersebut berangsur-angsur mereda manakala aparat Polsek Mendoyo berhasil mengamankan Yudi untuk selanjutnya digelandang ke Mapolsek Mendoyo.

“Saat ditangkappun dia masih melawan, bahkan Pak Kapolsek sempat ditendangnya,” ujar Mudiana.

Akibat kebakaran tersebut, Mudiana mengaku menderita kerugian yang nilainya mencapai ratusan juta.

Kapolsek Mendoyo AKP Ketut Sukarta didampingi seijin Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana, Sabtu (14/3) membenarkan kejadian kebakaran tersebut yang dilakukan oleh pelaku lantaran sedang mengalami gangguan jiwa. Pihaknya akan segera mengirim pelaku ke RS Jiwa Bangli.


“Kami khawatir dengan tindakannya yang brutal, jika dibiarkan akan meresahkan, jadi perlu diobati dulu,” katanya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami