Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Lima Pelaku Pengeroyokan Ditangkap

Minggu, 12 April 2009, 17:58 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sean Keith William (23) asal New Zealand, Minggu (12/4), ditemukan tewas mengenaskan di kamarnya di penginapan Sari Yasa Samudera di Jalan Legian nomor 49 Kuta. Korban tewas akibat pengeroyokan yang dilakukan lima preman di Diskotik Bounty, pada Jumat (10/4) dinihari. Kini, kelima pelaku telah ditahan di Poltabes Denpasar.

Informasi menyebutkan, setelah pengeroyokan terjadi di Diskotik Bounty di Jalan Legian Kuta, korban tewas, pada Minggu (12/4) sekitar pukul 06.00 Wita. Kondisi korban sangat mengenaskan. Kepala bagian belakang remuk dan bibir serta wajahnya bengkak bengkak.

Kematian korban membuat aparat kepolisian Poltabes Denpasar bergerak cepat dan menangkap empat pelakunya. Mereka adalah satpam dan karyawan di bagian bartender diskotik Bounty. Sementara, untuk nama pelaku, jajaran Poltabes Denpasar belum mempublikasikannya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Sean Keith William dan rekan rekannya datang ke Diskotik untuk berdugem ria, sekitar pukul 03.00 dinihari. Belum diketahui penyebab perkelahian.

Ada dugaan perkelahian disebabkan korban tidak bersedia membayar uang minuman yang telah dipesannya. Sehingga satpam dan bartender melakukan pengeroyokan.“Korban dikeroyok, kepalanya luka robek, tapi tak tau dipukul pakai apa. Informasinya waker dan bartender disana,” beber sumber petugas.

Setelah pengeroyokan terjadi, korban diantar pulang ke penginapannya. Tragisnya, 3 hari dirawat di sebuah rumah sakit, korban menemui ajal, pada Minggu (12/4) sekitar pukul 06.00 Wita. Kini, kasus pengeroyokan hingga menyebabkan kematian korban, telah dilaporkan ke Poltabes Denpasar.

Sementara itu, di rumah sakit Sanglah, tim medis mengatakan, korban dilarikan ke rumah sakit Sanglah sekitar pukul 10.00 Wita. Dikatakan pula, kematian korban disebabkan, adanya tindakan kekerasan.Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, tim medis akan melakukan otopsi, pada Senin (13/4), sekitar pukul 10.00 Wita.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami