Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Guide Jepang Ditemukan Telanjang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang warga asal Busung Biu, Buleleng ditemukan terkapar di pinggir sungai Pakerisan dekat Pura Mangening, Kamis (30/4. Saat ditemukan, oleh Tim SAR dan Satuan Brimob Polda Bali, pria yang diketahui sebagai guide atau pemandu wisata Jepang ini dalam keadaan luka pada kepala bagian belakangnya.
Berdasarkan keterangan di lapangan, Rabu malam kemarin, tepat jam 00.00 Wita, Dewa Nyoman Sumerta Jaya (43) asal Busun Biu, Buleleng bersama sang istri Ni Nengah Andriani (40), Jero Mangku Kube, Jero Mangku Sindu serta dua rekannya melukat atau membersihkan diri di Pancoran Pura Mangening, Tampaksiring.
Pada mulanya acara ini berjalan sebagaimana biasa. Beberapa menit usai melukat, Dewa Nyoman Sumerta Jaya dan lainnya hendak mepamit. Entah apa yang merasuki, begitu dalam perjalanan menuju areal parkir pura Mengening, tiba–tiba Dewa Nyoman Sumerta yang juga guide Jepang HIS tours ini lari menuju sungai dan melompati batu terjal serta licin laksana Tarzan.
Setelah itu ia langsung lenyap di kegelapan malam. Melihat kejadian itu, keluarga serta teman korban panik, kemudian melaporkan masalah ini ke Mapolsek Tampaksiring.
Begitu mendapatkan laporan jajaran Kepolisian langsung mencari korban pada hari Kamis (30/4) pukul 02.00 dini hari. Lantaran jurang dan medan yang begitu berat, pihak Mapolsek melalui Mapolres memohon bantuan Tim SAR dan Satuan Brimob Polda Bali untuk ikut mencari korban.
Ketika dilakukan penyisiran sejak pukul 07.00 Wita, akhirnya korban ditemukan dalam keadaan sadar dan telanjang di Tegalan warga tak jauh dari sungai.
“ Saya dengar ada yang minta tolong, setelah saya dekati ternyata betul itulah korban yang dicari, saya temukan korban dalam keadaan tergeletak di pinggir sungai dalam keadaan telanjang, “ ucap Koordinator Lapangan Satuan Brimob Polda Bali, AKP IGA. DP Nugraha.
Setelah ditemukan, sambung Nugraha, pihaknya melakukan evakuasi secara manual dengan menggotong korban memakai tandu melalui Objek Wisata Gunung Kawi.
“ Medannya sangat berat, berkat bantuan warga masyarakat, dan kerjasama satuan semuanya bisa diatasi, “ jelasnya ketika ditemui usai penemuan korban.
Kapolsek Tampaksiring, AKP I Ketut Jeksi seijin Kapolres Gianyar, AKBP I NyomanAstawa membenarkan kejadian ini, lebih jauh Jeksi menuturkan setelah dilakukan perawatan di Puskesmas Tampaksiring, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sanglah. Korban mengalami luka pada kaki dan kepala bagian belakang.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3847 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang