Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Turis Belanda Itu Masuk Karantina Khusus

Minggu, 10 Mei 2009, 17:57 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Michele Vandersson (32), asal Amsterdam Belanda yang diduga mengidap influenza A-H1NI atau flu babi, kini menginap diruang isolasi perawatan khusus di Ruang Nusa Indah RS Sanglah.

Dari hasil kesimpulan sementara, tim medis menyatakan, Michele, masih kategori pasien mengidap ILI (Influenza Like Illnes) dan belum suspect flu babi.

Sebelumnya, Michele dirujuk dari Bandara Ngurah Rai dengan mobil ambulan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) DK-1032, dengan empat petugas medis dengan seragam lengkap memakai mantel dan masker tiba sekitar pukul. 13.13 siang.

Michele langsung digiring masuk ke ruang isolasi perawatan khusus di Ruang Nusa Indah RS Sanglah. Menurut Direktur Medik dan Keperawatan, drg. Tri Putro Nugraho, kondisi pasien diterima sekitar pukul. 10.00 pagi, saat masih berada di badan pesawat.

“Dia (Michele) mengeluh panas badan dan sesak pada tenggorokan,” ujarnya.Selanjutnya, pilot menginformasikan ke bandara dan dari bandara berkoordinasi ke petugas RS Sanglah), untuk secepatnya mengambil tindakan.

Dokter Nugie mengatakan, di Bandara, secara protap medis, apabila ditemukan pasien terkena virus H1NI, pasien sepatutnya langsung dibawa ke rumah sakit. Tindakan cepat ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan.

“Masalah terbukti atau tidak masih menunggu pemeriksaan, pasien diisolasi karena berasal dari negara endemis,”sambung Sekretaris Penanganan Pasien Virus H1NI RS Sanglah, dr. Ken Wirasandhi.

Dari pengecekan awal, menurut Spesiali Penyakit Dalam, dr. Agus Somia, ternyata pasien tersebut mengatakan, tidak pernah kontak dengan penderita flu babi di negaranya.

Pun, dari pemeriksaan tim medis, dari pengecekan tensi, tekanan darah, enyut nadi, dan suhu tubuh hasilnya, kondisi Michele masih stabil. Meski demikian, pemeriksaan kandungan infeksi virus melalui air liur, tetap akan dilakukan.

“Berhubung pasien berasal dari negara tertular kami pun melakukan pemeriksaan lain, seperti pemeriksaan adanya kandungan infeksi virus melalui air liur dan penanganan medis ke arah pasien H1N1,” papar dr. Agus.

Dari kesimpulan sementara, tim medis menyatakan, Michele, masih kategori pasien mengidap ILI (Influenza Like Illnes) dari fase virus sebelum ke suspect. Nantinya, bila terbukti mengidap H1N1, baru bisa dikatakan suspect. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami