Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Misi Kesenian Menuai Tudingan Miring
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ibaratnya seperti pepatah Bali, 'suba kadung mecolek pamor', apapun kegiatan yang dilakukan Pemkab Jembrana hampir bisa dipastikan menuai tudingan miring, termasuk pengiriman misi kesenian ke Jepang.
Pengiriman misi kesenian di saat sedang gencarnya pemberitaan kasus dugaan korupsi korupsi pengadaan pabrik kompos yang menyeret Bupati Jembrana, I Gede Winasa ikut-ikutan diterpa tudingan miring. Misi kesenian ini dituding mengemban misi khusus mendapatkan sejumlah dokumen untuk melengkapi dokumen yang sudah ada.
Dari isu yang tersiar, konon pengiriman misi kesenian ini diboncengi dengan misi khusus mendapatkan berbagai dokumen perihal pengadaan mesin kompos untuk melengkapi dokumen yang sudah ada. Bahkan tidak hanya itu, konon misi kesenian ini juga digunakan untuk memperbaiki memperbaiki berbagai dokumen mengenai pengadaan mesin pada pabrik pengolah sampah menjadi kompos.
Kabar tak sedap itu dibantah dengan tegas oleh Asisten Ketataprajaan Setda Jembrana, I Made Sudiada saat dihubungi, Jumat (15/5). Menurut Sudiada kepergian misi kesenian untuk menghadiri Hiroshima Flower Festival di Hiroshima, Jepang berdasarkan undangan panitia festival tersebut.
“Tidak ada misi khusus. Ini murni misi kesenian untuk mengikuti festival tersebut. Kita sudah dua kali ikut festival tersebut,” tegasnya. Imbuh Sudiada, dirinya hadir pada festival tersebut mewakili Bupati Jembrana, I Gede Winasa bersama 20 siswa SMP negeri di Jembrana yang menampilkan kesenian Jegog khas Jembrana. “Pak Bupati tidak bisa hadir karena pada saat yang hampir bersamaan harus menerima kedatangan Menpan (Taufik Effendi,red),” tambahnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang