Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dewan Pertanyakan Melencengnya Dana Pusat

Negara

Selasa, 9 Juni 2009, 12:08 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Jelang rapat paripurna istimewa dengan agenda penyampaian rekomendasi dewan terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Jembrana tahun 2008 yang akan dilangsungkan Selasa (9/6), DPRD mengkritisi penggunaan dana-dana pusat untuk berbagai proyek pembangunan di Jembrana. Dewan menilai, beberapa proyek bantuan pusat itu pelaksanaannya melenceng dari petunjuk operasional kegiatan (POK) serta belum menunjukkan manfaat bagi masyarakat.


Menurut anggota dewan, beberapa proyek yang dibiayai oleh dana pusat belum bermanfaat. Misalnya, pembangunan galangan kapal dan conveyor di Pengambengan senilai Rp. 2,9 miliar. Pasalnya, hingga saat ini proyek yang dibangun tahun 2006 ini belum bisa dimanfaatkan bahkan cenderung mubazir karena sudah berubah menjadi barang rongsokan. “Galangan kapal itu jelas tidak bermanfaat, sehingga dana miliaran rupiah dari pusat itu mubasir,” ujar Ketua Fraksi Partai Golkar, I Ketut Subadi.

 

Sementara itu Ketua DPRD I Made Kembang Hartawan saat ditemui menjelang rapat paripurna istimewa mengatakan rekomendasi yang akan dikeluarkan dewan terkait LKPJ tahun 2008 intinya menyoroti pelaksanaan APBD yang banyak digeser atau melenceng sehingga tidak sesuai dengan kesepakatan APBD.

Selain itu, Kembang juga membenarkan adanya banyak masukan dari anggota dewan yang menyoroti pemanfaatan dana pusat yang tidak sesuai POK dan belum bisa dimanfaatkan. “Usulan anggota itu kita jadikan bahan dalam mengeluarkan rekomendasi LKPJ yang akan disampaikan dalam rapat paripurna istimewa hari ini. Rekomendasi ini hanya sebatas masukan agar kesalahan yang terjadi tahun 2008 tidak terulang kembali ditahun berikutnya,” pungkasnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami