Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
21 Warga Belum Sepakati Harga Pembebasan Tanah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua Puluh Satu Kepala Keluarga nampaknya belum menyepakati harga pembebasan lahan tanah dan bangunan terkait rencana Perluasan Landasan Pacu Lapangan Terbang Letkol Wisnu di Desa Sumberkima Kecamatan Gerokgak.
Belum adanya kesepakatan pembebasan tanah dan bangunan 21 warga dari 50 kepala keluarga tersebut menyusul hingga Jumat (26/6) belum ditemukan harga yang pantas sebagai ganti rugi, padahal Pemerintah Kabupaten Buleleng telah menurunkan dua tim, dari Pemkab Buleleng sendiri dan Tim Independent.
“masalah ganti rugi yang diberikan kepada warga pemilik lahan dan bangunan telah disesuaikan berdasarkan pengamatan dan penilaian Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tim Independent, sehingga warga memilih dan membandingkan harga yang pantas diterima,” ungkap Kepala Bagian Perlengkapan dan Aset Daerah Setda Buleleng, I Gusti Lanang Gria.
Ganti rugi lahan dan bangunan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng terkait pembebasan lahan di Desa Sumberkima berpatokan pada standar yang telah ditentukan,” kita mengacu pada ketentuan secara nasional untuk melakukan ganti rugi lahan dan bangunan, ini tegas, sehingga menutup adanya keterlibatan pihak ketiga,” ujar Lanang Gria.
Berdasarkan pengamatan dan penilaian yang dilakukan Tim Pemkab Buleleng, dana pembebasan lahan dan bangunan untuk perluasan lapangan terbang di Sumberkima tersebut mencapai dua miliyar, tujuh ratus delapan puluh tujuh juta lebih, sedangkan dari Tim Independent menetapkan dua miliyar, tujuh ratus sembilan puluh tiga juta lebih, namun untuk sementara, dari 29 Warga yang telah sepakat Pemkab Buleleng akan mengucurkan dana ganti rugi sebesar dua milyar, empat puluh dua juta rupiah lebih.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 540 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 397 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 395 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan