Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




21 Warga Belum Sepakati Harga Pembebasan Tanah

Jumat, 26 Juni 2009, 20:04 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Dua Puluh Satu Kepala Keluarga nampaknya belum menyepakati harga pembebasan lahan tanah dan bangunan terkait rencana Perluasan Landasan Pacu Lapangan Terbang Letkol Wisnu di Desa Sumberkima Kecamatan Gerokgak.

Belum adanya kesepakatan pembebasan tanah dan bangunan 21 warga dari 50 kepala keluarga tersebut menyusul hingga Jumat (26/6) belum ditemukan harga yang pantas sebagai ganti rugi, padahal Pemerintah Kabupaten Buleleng telah menurunkan dua tim, dari Pemkab Buleleng sendiri dan Tim Independent.

 



“masalah ganti rugi yang diberikan kepada warga pemilik lahan dan bangunan telah disesuaikan berdasarkan pengamatan dan penilaian Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tim Independent, sehingga warga memilih dan membandingkan harga yang pantas diterima,” ungkap Kepala Bagian Perlengkapan dan Aset Daerah Setda Buleleng, I Gusti Lanang Gria.

Ganti rugi lahan dan bangunan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng terkait pembebasan lahan di Desa Sumberkima berpatokan pada standar yang telah ditentukan,” kita mengacu pada ketentuan secara nasional untuk melakukan ganti rugi lahan dan bangunan, ini tegas, sehingga menutup adanya keterlibatan pihak ketiga,” ujar Lanang Gria.

Berdasarkan pengamatan dan penilaian yang dilakukan Tim Pemkab Buleleng, dana pembebasan lahan dan bangunan untuk perluasan lapangan terbang di Sumberkima tersebut mencapai dua miliyar, tujuh ratus delapan puluh tujuh juta lebih, sedangkan dari Tim Independent menetapkan dua miliyar, tujuh ratus sembilan puluh tiga juta lebih, namun untuk sementara, dari 29 Warga yang telah sepakat Pemkab Buleleng akan mengucurkan dana ganti rugi sebesar dua milyar, empat puluh dua juta rupiah lebih. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami