Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ya Ampun! Kakak Ikut Diperkosa Sejak SMA
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Siapa sangka, perbuatan bapak tiri yang satu ini terbongkar juga. Selain korban, Yun (16), kakaknya juga ikut diperkosa. Tragisnya, perkosaan yang dialami kakaknya terjadi sejak memasuki SMA kelas II.
Bapak tiri yang bejat itu, Muhamad Elias (38), kini sudah meringkuk di tahanan Poltabes Denpasar. Perbuatannya diluar batas dan menyebabkan kedua anak tirinya, harus menanggung malu.
Tersangka Muhamad Elias dengan sengaja melakukan perbuatan tak senonoh terhadap kedua anaknya, dilatarbelakangi nafsu semata.
Kedok, supir yang sering bolak balik Jakarta-Lombok ini, terungkap setelah, anak tirinya, Yun, mengadukan persoalan perkosaan terhadap kakaknya.
Apa lacur, sang kakak yang tidak ingin menyimpan aib lama-lama, akhirnya mengadukan persoalan tersebut ke Poltabes Denpasar.
Menurut Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs. Gde Alit Widana, kasus perkosaan ini terungkap setelah korbannya, Yun, membeberkan perbuatan ayah tirinya dihadapan penyidik Poltabes Denpasar.
“Mereka mengadukan, menjadi korban perkosaan bapak tirinya,” ungkap Kapoltabes Senin (6/7). Dikatakan, kakak korban nasibnya lebih parah daripada adiknya, MY. Sejak SMA kelas II, sang kakak telah menderita atas kelakuan ayah tirinya.
Akan tetapi, kakaknya tidak bisa berkutik lataran dibawah ancaman tersangka. Ia pun terpaksa menurut melayani nafsu, agar ibunya tidak dicerai oleh tersangka.
“Ada 11 kali kakak korban digarap oleh pelaku. Korban takut karena bapaknya mengancam akan menceraikan ibunya,’’ ungkap Kapoltabes Alit Widana. Kasus pemerkosaan itu dilaporkan korban pada Sabtu (4/7). Pihak Poltabes langsung menindaklanjuti laporan itu.
Sehari melakukan penyelidikan, pasukan Reskrim dibawah kendali Kasat Rendra Radita Dewayana, berhasil menangkap pelaku. Tersangka dibekuk ketika hendak berangkat ke Lombok. Ia pun langsung digelandang ke Mapoltabes Denpasar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam pengakuan tersangka, aksi tak senonoh tersangka dilakukan ketika sang istri tidak ada di rumah. Tersangka yang bekerja sebagai sopir freelance ini selalu memaksa berhubungan badan, baik di kamar dan dibawah meja warung di rumah.
"Pemerkosaan dilakukan di kamar tidur dan dibawah meja tempat jualan,’’ ujar mantan Kapolres Tabanan dan Gianyar ini. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan