Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Ya Ampun! Kakak Ikut Diperkosa Sejak SMA
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Siapa sangka, perbuatan bapak tiri yang satu ini terbongkar juga. Selain korban, Yun (16), kakaknya juga ikut diperkosa. Tragisnya, perkosaan yang dialami kakaknya terjadi sejak memasuki SMA kelas II.
Bapak tiri yang bejat itu, Muhamad Elias (38), kini sudah meringkuk di tahanan Poltabes Denpasar. Perbuatannya diluar batas dan menyebabkan kedua anak tirinya, harus menanggung malu.
Tersangka Muhamad Elias dengan sengaja melakukan perbuatan tak senonoh terhadap kedua anaknya, dilatarbelakangi nafsu semata.
Kedok, supir yang sering bolak balik Jakarta-Lombok ini, terungkap setelah, anak tirinya, Yun, mengadukan persoalan perkosaan terhadap kakaknya.
Apa lacur, sang kakak yang tidak ingin menyimpan aib lama-lama, akhirnya mengadukan persoalan tersebut ke Poltabes Denpasar.
Menurut Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs. Gde Alit Widana, kasus perkosaan ini terungkap setelah korbannya, Yun, membeberkan perbuatan ayah tirinya dihadapan penyidik Poltabes Denpasar.
“Mereka mengadukan, menjadi korban perkosaan bapak tirinya,” ungkap Kapoltabes Senin (6/7). Dikatakan, kakak korban nasibnya lebih parah daripada adiknya, MY. Sejak SMA kelas II, sang kakak telah menderita atas kelakuan ayah tirinya.
Akan tetapi, kakaknya tidak bisa berkutik lataran dibawah ancaman tersangka. Ia pun terpaksa menurut melayani nafsu, agar ibunya tidak dicerai oleh tersangka.
“Ada 11 kali kakak korban digarap oleh pelaku. Korban takut karena bapaknya mengancam akan menceraikan ibunya,’’ ungkap Kapoltabes Alit Widana. Kasus pemerkosaan itu dilaporkan korban pada Sabtu (4/7). Pihak Poltabes langsung menindaklanjuti laporan itu.
Sehari melakukan penyelidikan, pasukan Reskrim dibawah kendali Kasat Rendra Radita Dewayana, berhasil menangkap pelaku. Tersangka dibekuk ketika hendak berangkat ke Lombok. Ia pun langsung digelandang ke Mapoltabes Denpasar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam pengakuan tersangka, aksi tak senonoh tersangka dilakukan ketika sang istri tidak ada di rumah. Tersangka yang bekerja sebagai sopir freelance ini selalu memaksa berhubungan badan, baik di kamar dan dibawah meja warung di rumah.
"Pemerkosaan dilakukan di kamar tidur dan dibawah meja tempat jualan,’’ ujar mantan Kapolres Tabanan dan Gianyar ini. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2963 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun