Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 5 Agustus 2026
Pengguna KTP Capai 9400 Pemilih
Renon
Selasa, 14 Juli 2009,
14:58 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi Bali tercatat hanya sekitar 9400 orang yang menggunakan Kartu Tanda Penduduk untuk memilih pada pemilu presiden 8 Juli lalu. Secara persentase jumlah tersebut hanya 0,3% dari Daftar Pemilih tetap (DPT) propinsi Bali yang mencapai 2,6 juta pemilih. KPU Bali menyimpulkan jumlah tersebut sangat kecil dan hal ini berarti validasi pemilih sudah maksimum.
Namun disisi lain KPU Bali kecewa dengan jumlah suara tidak sah pada pemilu presiden lalu di Bali. Ketua KPU Bali Lanang Prabawa menyatakan secara persentase jumlah suara tidak sah di Bali dari perhitungan sementara sangat kecil hanya mencapai sekitar 4 persen. Namun jumlah suara tidak sah yang terjadi justru akibat factor kesengajaan.
“Ini menarik terjadi penurunan yang sangat drastic dari Pileg yang sebelumnya rata-rata 11-16% kini hanya 4 persen. Tetapi yang 4 persen bukan karena teknis, tetapi kesengajaan. Misalnya ada yang mencontreng lebih dari sekali, atau memberikan tanda silang atau mencoret,†jelas Lanang Prabawa.
Ketua KPU Bali Lanang Prabawa menambahkan khusus untuk tingkat partisipasi masyarakat berdasarkan perhitungan sementara mencapai 74 persen. Sementara untuk perolehan suara sementara di Bali, Pasangan Calon presiden Megawati-Prabowo masih unggul dengan suara mencapai 51,9 %. Urutan Kedua Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dengan perolehan suara mencapai 43% dan pasangan Jusuf Kalla-Wiranto dengan perolehan suara mencapai 5,1%. (mlt)
Namun disisi lain KPU Bali kecewa dengan jumlah suara tidak sah pada pemilu presiden lalu di Bali. Ketua KPU Bali Lanang Prabawa menyatakan secara persentase jumlah suara tidak sah di Bali dari perhitungan sementara sangat kecil hanya mencapai sekitar 4 persen. Namun jumlah suara tidak sah yang terjadi justru akibat factor kesengajaan.
“Ini menarik terjadi penurunan yang sangat drastic dari Pileg yang sebelumnya rata-rata 11-16% kini hanya 4 persen. Tetapi yang 4 persen bukan karena teknis, tetapi kesengajaan. Misalnya ada yang mencontreng lebih dari sekali, atau memberikan tanda silang atau mencoret,†jelas Lanang Prabawa.
Ketua KPU Bali Lanang Prabawa menambahkan khusus untuk tingkat partisipasi masyarakat berdasarkan perhitungan sementara mencapai 74 persen. Sementara untuk perolehan suara sementara di Bali, Pasangan Calon presiden Megawati-Prabowo masih unggul dengan suara mencapai 51,9 %. Urutan Kedua Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dengan perolehan suara mencapai 43% dan pasangan Jusuf Kalla-Wiranto dengan perolehan suara mencapai 5,1%. (mlt)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2110 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1246 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 902 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 826 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 647 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026