Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kasus Sengekata Tanah di Bali Menonjol

Denpasar

Jumat, 7 Agustus 2009, 18:27 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna, mengakui, kasus tanah di Bali, sangat menonjol dibanding kasus tindak pidana lainnya. Bahkan polisi juga sangat sulit mengungkap kasus ini karena berbagai kendala penyidikan.

Terungkapnya kasus tanah menonjol di Bali, setelah Kapolda Bali sidak ke Poltabes Denpasar, Jumat (07/08) siang. Sidak ini diakui Kapolda sengaja tidak diberitahukan kepada anggotanya dil apangan.

"Saya memang tidak memberitahukan kepada anggota. Saya datang ke Poltabes untuk memberikan motivasi kerja kepada anggota,"urainya saat dicegat sejumlah wartawan.

Dalam sidak tersebut, Kapolda masuk dari satu ruangan ke ruangan yang lain. dari mulai ruangan Binamitra, Samapta, Identifikasi, Sat Lantas, tahanan, Intelkam dan ruang Reskrim.

Di sela sela kunjungan itu, beberapa perwira yang ditemui Kapolda, memberikan paparan, sejauh mana tingkat pelayanan dan penyelidikan yang dilakukan masing masing di satuan.

Dari sekian banyak kasus tindak pidana yang masuk ke meja reskrim Poltabes Denpasar mencapai 60% perkara. Dengan penyelesaian perkara, antara 25 hingga 30 %. Setidaknya, kasus yang paling sulit dituntaskan oleh aparat kepolisian adalah kasus tanah.

"Kasus tanah agak sulit pak, dibanding kasus lain. Kalau kasus biasa, penyelesaiannya bisa 1,5 bulan," beber Kasatreskrim Poltabes Denpasar Kompol Rendra Radita Dewayana SIK.

Usai sidak, kepada beritabali,com, Jenderal bintang dua ini menanggapi, bahwa, untuk kasus tanah di Denpasar, diakuinya belum secara detail dipahaminya. Namun yang pasti, setiap kasus yang masuk dan ditangani aparat kepolisian pasti ada kendala, termasuk kasus tanah.

"Setiap kasus pasti ada kendala. Karena kendalanya ada kemungkinan, tumpang tindih. Tapi ini perlu adanya suatu pendalaman penyidikan. Saya sudah perintahkan anggota untuk terus bekerja keras, menangani setiap laporan masyarakat yang masuk dan jangan tebang pilih. Dan, saya juga tidak mau duduk di belakang meja. Saya akan terus motivasi anggota," tegasnya. (spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami