Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 April 2026
Kasus Sengekata Tanah di Bali Menonjol
Denpasar
Jumat, 7 Agustus 2009,
18:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna, mengakui, kasus tanah di Bali, sangat menonjol dibanding kasus tindak pidana lainnya. Bahkan polisi juga sangat sulit mengungkap kasus ini karena berbagai kendala penyidikan.
Terungkapnya kasus tanah menonjol di Bali, setelah Kapolda Bali sidak ke Poltabes Denpasar, Jumat (07/08) siang. Sidak ini diakui Kapolda sengaja tidak diberitahukan kepada anggotanya dil apangan.
"Saya memang tidak memberitahukan kepada anggota. Saya datang ke Poltabes untuk memberikan motivasi kerja kepada anggota,"urainya saat dicegat sejumlah wartawan.
Dalam sidak tersebut, Kapolda masuk dari satu ruangan ke ruangan yang lain. dari mulai ruangan Binamitra, Samapta, Identifikasi, Sat Lantas, tahanan, Intelkam dan ruang Reskrim.
Di sela sela kunjungan itu, beberapa perwira yang ditemui Kapolda, memberikan paparan, sejauh mana tingkat pelayanan dan penyelidikan yang dilakukan masing masing di satuan.
Dari sekian banyak kasus tindak pidana yang masuk ke meja reskrim Poltabes Denpasar mencapai 60% perkara. Dengan penyelesaian perkara, antara 25 hingga 30 %. Setidaknya, kasus yang paling sulit dituntaskan oleh aparat kepolisian adalah kasus tanah.
"Kasus tanah agak sulit pak, dibanding kasus lain. Kalau kasus biasa, penyelesaiannya bisa 1,5 bulan," beber Kasatreskrim Poltabes Denpasar Kompol Rendra Radita Dewayana SIK.
Usai sidak, kepada beritabali,com, Jenderal bintang dua ini menanggapi, bahwa, untuk kasus tanah di Denpasar, diakuinya belum secara detail dipahaminya. Namun yang pasti, setiap kasus yang masuk dan ditangani aparat kepolisian pasti ada kendala, termasuk kasus tanah.
"Setiap kasus pasti ada kendala. Karena kendalanya ada kemungkinan, tumpang tindih. Tapi ini perlu adanya suatu pendalaman penyidikan. Saya sudah perintahkan anggota untuk terus bekerja keras, menangani setiap laporan masyarakat yang masuk dan jangan tebang pilih. Dan, saya juga tidak mau duduk di belakang meja. Saya akan terus motivasi anggota," tegasnya. (spy)
Terungkapnya kasus tanah menonjol di Bali, setelah Kapolda Bali sidak ke Poltabes Denpasar, Jumat (07/08) siang. Sidak ini diakui Kapolda sengaja tidak diberitahukan kepada anggotanya dil apangan.
"Saya memang tidak memberitahukan kepada anggota. Saya datang ke Poltabes untuk memberikan motivasi kerja kepada anggota,"urainya saat dicegat sejumlah wartawan.
Dalam sidak tersebut, Kapolda masuk dari satu ruangan ke ruangan yang lain. dari mulai ruangan Binamitra, Samapta, Identifikasi, Sat Lantas, tahanan, Intelkam dan ruang Reskrim.
Di sela sela kunjungan itu, beberapa perwira yang ditemui Kapolda, memberikan paparan, sejauh mana tingkat pelayanan dan penyelidikan yang dilakukan masing masing di satuan.
Dari sekian banyak kasus tindak pidana yang masuk ke meja reskrim Poltabes Denpasar mencapai 60% perkara. Dengan penyelesaian perkara, antara 25 hingga 30 %. Setidaknya, kasus yang paling sulit dituntaskan oleh aparat kepolisian adalah kasus tanah.
"Kasus tanah agak sulit pak, dibanding kasus lain. Kalau kasus biasa, penyelesaiannya bisa 1,5 bulan," beber Kasatreskrim Poltabes Denpasar Kompol Rendra Radita Dewayana SIK.
Usai sidak, kepada beritabali,com, Jenderal bintang dua ini menanggapi, bahwa, untuk kasus tanah di Denpasar, diakuinya belum secara detail dipahaminya. Namun yang pasti, setiap kasus yang masuk dan ditangani aparat kepolisian pasti ada kendala, termasuk kasus tanah.
"Setiap kasus pasti ada kendala. Karena kendalanya ada kemungkinan, tumpang tindih. Tapi ini perlu adanya suatu pendalaman penyidikan. Saya sudah perintahkan anggota untuk terus bekerja keras, menangani setiap laporan masyarakat yang masuk dan jangan tebang pilih. Dan, saya juga tidak mau duduk di belakang meja. Saya akan terus motivasi anggota," tegasnya. (spy)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3863 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1817 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026