Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Masih Menjadi Milik Pelari Kenya
Renon
Minggu, 9 Agustus 2009,
10:46 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lomba lari Bali 10 K ‘Run For Unity’, pagi ini digelar di Denpasar Bali. Seperti tahun sebelumnya, lomba kali ini masih didominasi pelari dari Kenya.
Sejak bendera start dikibarkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, sekelompok pelari putra Kenya sudah menunjukkan keperkasaannya. Mereka langsung melesat meninggalkan ribuan pelari lain jauh dibelakang.
Selanjutnya, kelompok pelari putra asal pesisir timur benua Afrika ini tampak memimpin jalannya lomba. Lintasan lomba mulai jalan raya Puputan Renon-Diponegoro-Puputan Badung-Surapati-Hayam Wuruk-hingga kembali ke garis start di lapangan Puputan Margarana Renon, dilewati dengan langkah cepat dan meyakinkan.
Menjelang garis finis terjadi persaingan ketat antara tiga pelari di kelompok elit internasional putra asal Kenya, yakni Willy Kariku Mwangi, Evans Osoro Mayoyo, dan Kennedy Kiproo Lilan.
Pertarungan di kelompok pelari elite internasional putra akhirnya dimenangkan pelari Kennedy Kiproo Lilan dengan catatan waktu 28 menit 31 detik. Juara dua dan tiga juga diraih pelari Kenya lainnya Willy Kariku Mwangi (28 menit 32 detik) dan Evans Osoro Mayoyo (28 menit 34 detik).
Di nomor elite internasional putri, atlet Indonesia asal Salatiga, Triyaningsih, mengukir prestasi dengan meraih juara pertama dengan catatan waktu 33 menit 36 detik. Sementara juara dua dan tiga di kelompok elit international putri diraih dua atlet Kenya yakni Chaterine Kwambako (34 menit 54 detik) dan Lydia Rutto (35 menit 13 detik).
Di kelompok elit nasional putra, juara pertama diraih pelari Jauhari Johan dari Sulawesi Selatan ( 30 menit 54 detik), disusul Ari Swandana dari Jawa Tengah ( 31 menit 51 detik) dan pelari Osias Kamlase dari Bali ( 33 menit).
Pada kelompok elit nasional putri, posisi pertama diraih pelari Jawa Tengah Unik Setyorini ( 37 menit 10 detik), disusul Olivia Sadi dari Kalimantan Timur ( 37 menit 31 detik) dan Merry Baidju dari NTT ( 39 menit 29 detik).
Lomba lari Bali 10 Kilometer 2009 ini diikuti sekitar 3000 orang pelari, dimana 31 orang diantaranya merupakan pelari elit internasional. Lomba untuk menyambut hari jadi Pemprov Bali ini berhadiah uang total Rp338,5 juta. (bob)
Sejak bendera start dikibarkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, sekelompok pelari putra Kenya sudah menunjukkan keperkasaannya. Mereka langsung melesat meninggalkan ribuan pelari lain jauh dibelakang.
Selanjutnya, kelompok pelari putra asal pesisir timur benua Afrika ini tampak memimpin jalannya lomba. Lintasan lomba mulai jalan raya Puputan Renon-Diponegoro-Puputan Badung-Surapati-Hayam Wuruk-hingga kembali ke garis start di lapangan Puputan Margarana Renon, dilewati dengan langkah cepat dan meyakinkan.
Menjelang garis finis terjadi persaingan ketat antara tiga pelari di kelompok elit internasional putra asal Kenya, yakni Willy Kariku Mwangi, Evans Osoro Mayoyo, dan Kennedy Kiproo Lilan.
Pertarungan di kelompok pelari elite internasional putra akhirnya dimenangkan pelari Kennedy Kiproo Lilan dengan catatan waktu 28 menit 31 detik. Juara dua dan tiga juga diraih pelari Kenya lainnya Willy Kariku Mwangi (28 menit 32 detik) dan Evans Osoro Mayoyo (28 menit 34 detik).
Di nomor elite internasional putri, atlet Indonesia asal Salatiga, Triyaningsih, mengukir prestasi dengan meraih juara pertama dengan catatan waktu 33 menit 36 detik. Sementara juara dua dan tiga di kelompok elit international putri diraih dua atlet Kenya yakni Chaterine Kwambako (34 menit 54 detik) dan Lydia Rutto (35 menit 13 detik).
Di kelompok elit nasional putra, juara pertama diraih pelari Jauhari Johan dari Sulawesi Selatan ( 30 menit 54 detik), disusul Ari Swandana dari Jawa Tengah ( 31 menit 51 detik) dan pelari Osias Kamlase dari Bali ( 33 menit).
Pada kelompok elit nasional putri, posisi pertama diraih pelari Jawa Tengah Unik Setyorini ( 37 menit 10 detik), disusul Olivia Sadi dari Kalimantan Timur ( 37 menit 31 detik) dan Merry Baidju dari NTT ( 39 menit 29 detik).
Lomba lari Bali 10 Kilometer 2009 ini diikuti sekitar 3000 orang pelari, dimana 31 orang diantaranya merupakan pelari elit internasional. Lomba untuk menyambut hari jadi Pemprov Bali ini berhadiah uang total Rp338,5 juta. (bob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4307 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1460 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 953 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 887 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 778 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026