Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 1 Mei 2026
Masih Menjadi Milik Pelari Kenya
Renon
Minggu, 9 Agustus 2009,
10:46 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lomba lari Bali 10 K ‘Run For Unity’, pagi ini digelar di Denpasar Bali. Seperti tahun sebelumnya, lomba kali ini masih didominasi pelari dari Kenya.
Sejak bendera start dikibarkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, sekelompok pelari putra Kenya sudah menunjukkan keperkasaannya. Mereka langsung melesat meninggalkan ribuan pelari lain jauh dibelakang.
Selanjutnya, kelompok pelari putra asal pesisir timur benua Afrika ini tampak memimpin jalannya lomba. Lintasan lomba mulai jalan raya Puputan Renon-Diponegoro-Puputan Badung-Surapati-Hayam Wuruk-hingga kembali ke garis start di lapangan Puputan Margarana Renon, dilewati dengan langkah cepat dan meyakinkan.
Menjelang garis finis terjadi persaingan ketat antara tiga pelari di kelompok elit internasional putra asal Kenya, yakni Willy Kariku Mwangi, Evans Osoro Mayoyo, dan Kennedy Kiproo Lilan.
Pertarungan di kelompok pelari elite internasional putra akhirnya dimenangkan pelari Kennedy Kiproo Lilan dengan catatan waktu 28 menit 31 detik. Juara dua dan tiga juga diraih pelari Kenya lainnya Willy Kariku Mwangi (28 menit 32 detik) dan Evans Osoro Mayoyo (28 menit 34 detik).
Di nomor elite internasional putri, atlet Indonesia asal Salatiga, Triyaningsih, mengukir prestasi dengan meraih juara pertama dengan catatan waktu 33 menit 36 detik. Sementara juara dua dan tiga di kelompok elit international putri diraih dua atlet Kenya yakni Chaterine Kwambako (34 menit 54 detik) dan Lydia Rutto (35 menit 13 detik).
Di kelompok elit nasional putra, juara pertama diraih pelari Jauhari Johan dari Sulawesi Selatan ( 30 menit 54 detik), disusul Ari Swandana dari Jawa Tengah ( 31 menit 51 detik) dan pelari Osias Kamlase dari Bali ( 33 menit).
Pada kelompok elit nasional putri, posisi pertama diraih pelari Jawa Tengah Unik Setyorini ( 37 menit 10 detik), disusul Olivia Sadi dari Kalimantan Timur ( 37 menit 31 detik) dan Merry Baidju dari NTT ( 39 menit 29 detik).
Lomba lari Bali 10 Kilometer 2009 ini diikuti sekitar 3000 orang pelari, dimana 31 orang diantaranya merupakan pelari elit internasional. Lomba untuk menyambut hari jadi Pemprov Bali ini berhadiah uang total Rp338,5 juta. (bob)
Sejak bendera start dikibarkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, sekelompok pelari putra Kenya sudah menunjukkan keperkasaannya. Mereka langsung melesat meninggalkan ribuan pelari lain jauh dibelakang.
Selanjutnya, kelompok pelari putra asal pesisir timur benua Afrika ini tampak memimpin jalannya lomba. Lintasan lomba mulai jalan raya Puputan Renon-Diponegoro-Puputan Badung-Surapati-Hayam Wuruk-hingga kembali ke garis start di lapangan Puputan Margarana Renon, dilewati dengan langkah cepat dan meyakinkan.
Menjelang garis finis terjadi persaingan ketat antara tiga pelari di kelompok elit internasional putra asal Kenya, yakni Willy Kariku Mwangi, Evans Osoro Mayoyo, dan Kennedy Kiproo Lilan.
Pertarungan di kelompok pelari elite internasional putra akhirnya dimenangkan pelari Kennedy Kiproo Lilan dengan catatan waktu 28 menit 31 detik. Juara dua dan tiga juga diraih pelari Kenya lainnya Willy Kariku Mwangi (28 menit 32 detik) dan Evans Osoro Mayoyo (28 menit 34 detik).
Di nomor elite internasional putri, atlet Indonesia asal Salatiga, Triyaningsih, mengukir prestasi dengan meraih juara pertama dengan catatan waktu 33 menit 36 detik. Sementara juara dua dan tiga di kelompok elit international putri diraih dua atlet Kenya yakni Chaterine Kwambako (34 menit 54 detik) dan Lydia Rutto (35 menit 13 detik).
Di kelompok elit nasional putra, juara pertama diraih pelari Jauhari Johan dari Sulawesi Selatan ( 30 menit 54 detik), disusul Ari Swandana dari Jawa Tengah ( 31 menit 51 detik) dan pelari Osias Kamlase dari Bali ( 33 menit).
Pada kelompok elit nasional putri, posisi pertama diraih pelari Jawa Tengah Unik Setyorini ( 37 menit 10 detik), disusul Olivia Sadi dari Kalimantan Timur ( 37 menit 31 detik) dan Merry Baidju dari NTT ( 39 menit 29 detik).
Lomba lari Bali 10 Kilometer 2009 ini diikuti sekitar 3000 orang pelari, dimana 31 orang diantaranya merupakan pelari elit internasional. Lomba untuk menyambut hari jadi Pemprov Bali ini berhadiah uang total Rp338,5 juta. (bob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026