Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Al-Qaeda Ancam Kirim Bom Bunuh Diri ke Inna Sindhu
Sanur
Senin, 10 Agustus 2009,
21:42 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pihak Hotel Inna Sindhu Beach yang terletak di Jalan Pantai Sindhu geger. Pihak hotel menerima ancaman bom lewat email yang disampaikan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Pengirim email mengaku perwakilan Al-Qaeda.
Menurut informasi di lapangan, kejadian itu bermula pada saat Manager Marketing Hotel yakni I Nengah Mustika membuka email di ruang kerjanya.
Nengah kaget karena dalam Inbox emailnya terdapat email yang dikirim oleh Dr. A. Rahman (Senior Secretary and Editor) Suicide Bombing Departement. Al – Qaeda Sunni Moviment melalui Abdulah Rahman (Abdullah-rahh@yahoo.com tertanggal pengiriman Monday July 27.2009 5.54 pm.
Email tersebut ditulis dalam dua halaman, dengan bahasa Inggris dan setelah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.
Isi e-mail ancaman itu kurang lebih sebagai berikut :
Nama saya Abdullah Rahman, saya bekerja dg Al-Qaeda Sunni pergerakan, saya secretary senior dan editor untuk departemen bom bunuh diri. Saya bertanggung-jawab atas daftar hitam. Saya harap kamu mendengarkan ttg kejadian serangan 11 September di Amerika dan pengeboman Hotel JW Marriot September 2008 dan terakhir yang baru terjadi di kotamu yang membunuh dan yang melukai banyak orang dan aktifitas Al-Qaeda lain, hotel Mariot di bom karena mereka berpikir main-main/lelucon, ketika saya memberitahu bahwa nama hotel mereka dan daftar hitam Al-Qaeda.
Saya hanya ingin menginformasikan kepada kamu nama hotelmu tercantum di dalamnya yang mana Al-Qaeda akan mengebom tahun ini sesuai dengan laporan aktifitas daftar tersebut masih pada saya namun hotelmu dan data hotel yang lain. Jika nkamu negosiasi dengan saya, saya akan memindahkan nama hotelmu dari daftar hitam dengan aman. Saya hanya memerlukan 3 hotel untuk menargetkan di Indonesia ini adalah pilihan untuk kamu. Dengan catatan negosiasi/dirundingkan tidak harus. Jika kamu berpikir tidak ingin kehilangan hotel, pekerjaan, pelanggan, silahkan negosiasi,. Jika nkamu tidak peduli pesan ini diabaikan.
Kamu telah mencatat dan menyimpan kerahasian ini demi kepentingan pelanggan hotel, negosiasi dengan saya dan saya akan memindahkan target, jika kamu mau negosiasi saya akan kirim konfirmasi, kamu harus menyimpan rahasia ini.
Setelah menerima laporan, tim Densus 88 Polda Bali sebanyak 8 personel dipimpin Wakadensus AKBP Drs/ Riky S Paays dan tim Gegana Brimob dan 4 unit satwa Polda Bali. Namun setelah diadakan penyisiran, tidak ditemukan adanya bom atau bahan peledak di lokasi kejadian.
Kabid Humas Polda Bali Gde Sugianyar, Senin (10/8) mengatakan, saat ini penyidik Densus 88 Polda Bali sedang melakukan penyelidikan terkait email yang dikirim oleh pelaku.
“Masih kita selidiki, melalui cyber crime,†pungkasnya. (spy)
Menurut informasi di lapangan, kejadian itu bermula pada saat Manager Marketing Hotel yakni I Nengah Mustika membuka email di ruang kerjanya.
Nengah kaget karena dalam Inbox emailnya terdapat email yang dikirim oleh Dr. A. Rahman (Senior Secretary and Editor) Suicide Bombing Departement. Al – Qaeda Sunni Moviment melalui Abdulah Rahman (Abdullah-rahh@yahoo.com tertanggal pengiriman Monday July 27.2009 5.54 pm.
Email tersebut ditulis dalam dua halaman, dengan bahasa Inggris dan setelah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.
Isi e-mail ancaman itu kurang lebih sebagai berikut :
Nama saya Abdullah Rahman, saya bekerja dg Al-Qaeda Sunni pergerakan, saya secretary senior dan editor untuk departemen bom bunuh diri. Saya bertanggung-jawab atas daftar hitam. Saya harap kamu mendengarkan ttg kejadian serangan 11 September di Amerika dan pengeboman Hotel JW Marriot September 2008 dan terakhir yang baru terjadi di kotamu yang membunuh dan yang melukai banyak orang dan aktifitas Al-Qaeda lain, hotel Mariot di bom karena mereka berpikir main-main/lelucon, ketika saya memberitahu bahwa nama hotel mereka dan daftar hitam Al-Qaeda.
Saya hanya ingin menginformasikan kepada kamu nama hotelmu tercantum di dalamnya yang mana Al-Qaeda akan mengebom tahun ini sesuai dengan laporan aktifitas daftar tersebut masih pada saya namun hotelmu dan data hotel yang lain. Jika nkamu negosiasi dengan saya, saya akan memindahkan nama hotelmu dari daftar hitam dengan aman. Saya hanya memerlukan 3 hotel untuk menargetkan di Indonesia ini adalah pilihan untuk kamu. Dengan catatan negosiasi/dirundingkan tidak harus. Jika kamu berpikir tidak ingin kehilangan hotel, pekerjaan, pelanggan, silahkan negosiasi,. Jika nkamu tidak peduli pesan ini diabaikan.
Kamu telah mencatat dan menyimpan kerahasian ini demi kepentingan pelanggan hotel, negosiasi dengan saya dan saya akan memindahkan target, jika kamu mau negosiasi saya akan kirim konfirmasi, kamu harus menyimpan rahasia ini.
Setelah menerima laporan, tim Densus 88 Polda Bali sebanyak 8 personel dipimpin Wakadensus AKBP Drs/ Riky S Paays dan tim Gegana Brimob dan 4 unit satwa Polda Bali. Namun setelah diadakan penyisiran, tidak ditemukan adanya bom atau bahan peledak di lokasi kejadian.
Kabid Humas Polda Bali Gde Sugianyar, Senin (10/8) mengatakan, saat ini penyidik Densus 88 Polda Bali sedang melakukan penyelidikan terkait email yang dikirim oleh pelaku.
“Masih kita selidiki, melalui cyber crime,†pungkasnya. (spy)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026