Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Cegah HIV/AIDS Dengan Sunat
Nusa Dua
Selasa, 11 Agustus 2009,
17:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Negara-negara Asis Pasifik sepakat untuk mengimplementasikan sunat sebagai salah satu upaya dari pencegahan penularan HIV/AIDS. Kesepakatan ini merupakan salah satu bagian dari hasil Kongres Ke-9 tentang AIDS se-Asia-Pasifik (ICAAP) di Nusa Dua Bali, Selasa (11/8).
Ketua Kongres Ke-9 ICAAP Prof. Dr Zubairi Djoerban menyatakan kesepakatan implementasi sunat ini berdasarkan dari rekomendasi badan kesehatan dunia WHO. Selain itu penelitian di beberapa negara seperti Thailand, Filiphina dan Amerika juga menunjukkan efektivitas sunat dalam menghindari seseorang terhadap penyakit kelamin.
Zubairi Djoerban mengakui pengembangan sunat sebagai salah satu pencegahan penularan HIV/AIDS hingga saat ini masih terbentur pada masalah perbedaan agama. Walaupun hal tersebut telah dibuktikan secara ilmiah.
-Kemudian bagaimana dengan SARA, bagaimana dengan agama, kemudian kita harus membuka data lagi, tadi kan Filipina itu walaupun Kristen tetapi semua di sunat, Kemudian Amerika itu 80% disunat,- ujar Prof. Dr Zubairi Djoerban.
Ketua Kongres Ke-9 ICAAP Prof. Dr Zubairi Djoerban menambahkan dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS kedepan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik juga diingatkan untuk memberlakukan universal akses terutama terhadap akses kesehatan kepada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) .
Selain itu Negara-negara kawasan Asia-Pasifik juga direkomendasikan untuk mewujudkan kesetaraan gender sebagai salah satu langkah antisipasi diskriminasi pada ODHA.(mlt)
Ketua Kongres Ke-9 ICAAP Prof. Dr Zubairi Djoerban menyatakan kesepakatan implementasi sunat ini berdasarkan dari rekomendasi badan kesehatan dunia WHO. Selain itu penelitian di beberapa negara seperti Thailand, Filiphina dan Amerika juga menunjukkan efektivitas sunat dalam menghindari seseorang terhadap penyakit kelamin.
Zubairi Djoerban mengakui pengembangan sunat sebagai salah satu pencegahan penularan HIV/AIDS hingga saat ini masih terbentur pada masalah perbedaan agama. Walaupun hal tersebut telah dibuktikan secara ilmiah.
-Kemudian bagaimana dengan SARA, bagaimana dengan agama, kemudian kita harus membuka data lagi, tadi kan Filipina itu walaupun Kristen tetapi semua di sunat, Kemudian Amerika itu 80% disunat,- ujar Prof. Dr Zubairi Djoerban.
Ketua Kongres Ke-9 ICAAP Prof. Dr Zubairi Djoerban menambahkan dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS kedepan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik juga diingatkan untuk memberlakukan universal akses terutama terhadap akses kesehatan kepada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) .
Selain itu Negara-negara kawasan Asia-Pasifik juga direkomendasikan untuk mewujudkan kesetaraan gender sebagai salah satu langkah antisipasi diskriminasi pada ODHA.(mlt)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5883 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2584 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026