Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
The Show Must Go On ?
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kendati sempat kisruh, jadwal pelantikan anggota DPRD Jembrana periode 2009-2014 tampaknya akan segera berakhir dan akan dilaksanakan Kamis (13/8) besok sesuai versi eksekutif.
Hal ini menyusul digelarnya gladi resik pelantikan yang diikuti oleh seluruh calon terpilih, termasuk 4 orang incumbent yang 3 diantaranya dari PDIP.
Dari informasi yang dihimpun, Rabu (12/8) dewan lama, utamanya dari FPDIP yang sebelumnya menentang pelantikan dewan anyar digelar Kamis (13/8) diduga akan “mengalahâ€.
Mereka diduga akan hadir lantaran takut dengan resiko yang harus diterima jika tidak hadir dalam pelantikan versi eksekutif. Pasalnya, sebagai partai peraih kursi terbanyak dengan 9 kursi, jatah kursi ketua dewan sementara sudah pasti di tangan.
Namun, jatah tersebut otomatis akan buyar jika mereka tidak hadir dalam pelantikan versi eksekutif yang artinya secara otomatis tidak akan ikut dilantik sehingga jatah kursi ketua dewan sementara diambil alih oleh partai Demokrat sebagai partai peraih suara terbanyak kedua dengan 7 kursi.
Menurut salah satu anggota DPRD Jembrana, Iskandar Alfan, kalau anggota dewan anyar dari PDIP tidak mau ikut dilantik sesuai keinginan eksekutif, maka status mereka akan terkatung-katung dan bahkan bukan tidak mungkinn kursi ketua dewan lepas dan beralih kepada partai Partai Demokrat.
“Konsekuensinya, pelantikan sembilan anggota dewan anyar dari PDIP bakal diulur-ulur sehingga status mereka mengambang,“ tandas Iskandar Alfan, Rabu (12/8).
Sinyal kehadiran anggota dewan anyar dari PDIP pada pelantikan versi eksekutif, Kamis (13/8) besok semakin jelas terlihat. Sembilan orang dewan anyar termasuk tiga incumbent tampak larut dalam prosesi gladi resik yang digelar, Rabu (12/8) sore di gedung dewan.
Salah satu incumbent DPRD Jembrana, I Made Kembang Hartawan ketika dikonfirmasi kehadirannya dalam pelantikan dewan baru besok mengatakan pihaknya akan melakukan yang terbaik demi kepentingan masyarakat Jembrana.
Apakah itu berarti mengalah dengan hadir dalam pelantikan besok? Kembang yang juga Ketua DPRD Jembrana menjawab diplomatis, kalau mengalah bukan berarti selalu kalah.
“Mengalah juga tidak selalu berarti kalah bukan? Kami ingin melakukan yang terbaik untuk masyarakat. Kami berusaha belajar menjadi orang yang bijak saja. Kita lihat saja besok,†kelakarnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 494 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 385 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 379 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik