Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Korban Gigitan Anjing Rabies di Tabanan Tewas

Beritabali.com, Kediri

Senin, 14 September 2009, 14:32 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Ni Ketut Sari (47) warga Banjar Pande, Desa Kediri, Kecamatan Kediri menjadi korban ketiga keganasan Rabies di Tabanan. Sari dinyatakan meninggal setelah menjalani pengobatan di RSUP Sanglah-Denpasar.



Menurut penuturan salah satu kerabat korban yang ditemui di rumah duka, Senin (14/9) , sebelum meninggal korban sempat digigit anjing peliharaanya sendiri 20 Juli lalu. Saat itu korban sedang menata perabotan dapurnya yang diacak-acak anjingnya sendiri.

Namun tak disangka, aksi korban membuat anjing milik korban menyalak kemudian menyerang korban.

Akibatnya tangan kanan korban berhasil digigit si anjing, korban kemudian menderita luka gigitan berupa lubang sebanyak dua buah pada tangan kanannya.

Korban pun diobati di tempat mantri yang ada di desanya dan sempat menjalani kontrol selama tiga kali. Merasa kondisinya membaik korban menghentikan pengobatan.

Tak disangka tanggal 13 September lalu korban mengeluh karena sesak napas. Keluarga kemudian membawa korban ke RSUD Tabanan. Oleh pihak rumah sakit korban diberikan resep obat.



Rasa sakit yang dialami korban bertambah yang membuatnya tidak tahan menahan sakit. Korban akhirnya dilarikan ke RSUP Sanglah dalam kondisi keritis.

Korban akhirnya meninggal dunia 13 September sekitar pukul 13.30 Wita.

Setelah dinyatakan meninggal Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Banjar Pande, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan sore itu juga.

“Upacara pengabenan korban recananya digelar hari Minggu ini, karena masih menunggu salah satu putri korban yang bekerja di Jerman,” jelas salah satu kerabat korban.



Dengan meninggalnya Ni Ketut Sari, maka bertambahlah jumlah korban rabies di Tabanan menjadi tiga orang korban. (nod).

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami