Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dua Tewas di Jalur Setan

Beritabali.com, Negara

Kamis, 15 Oktober 2009, 18:34 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Padatnya arus lalu lintas pada Umanis Galungan di jalur setan Denpasar-Gilimanuk menelan korban. Dua pengendara sepeda motor tewas mengenaskan dalam dua kecelakaan di tempat berbeda.


Kecelakaan pertama terjadi di Candikusuma, Melaya yang mengakibatkan Suriastini (40) kehilangan nyawanya. Kecelakaan diawali saat sepeda motor Kawasaki DK 3061 WD yang dikemudikan I Nengah Ruarken (49) yang membonceng istrinya, Suriastini melaju beriringan di belakang sebuah sepeda motor yang tidak dikenal. Sesampainya di TKP, pasangan suami istri warga Candikusuma, Melaya ini hendak mendahului sepeda motor di depannya.


Sayangnya, saat menyalip tersebut Ruarken mengambil haluan kurang ke kanan sehingga sepeda motornya bersenggolan dengan sepeda motor yang disalipnya. Akibat senggolan tersebut, Suriastini jatuh terpental dari motor dan mengalami benjolan di kepala bagian belakang lalu meninggal di di RSUD Negara.



Sementara kecelakaan kedua terjadi di km 65-66 pada sebuah tikungan menanjak yang masuk wilayah Desa Pangyangan, Pekutatan antara sepeda motor DK 5694 GY yang dikemudikan Rahman (28, asal Jember dengan microbus warna hijau jurusan Denpasar Gilimanuk DK 9055 WE yang dikemudikan Masduki (49), warga Gilimanuk.



Kecelakaan yang merenggut nyawa pengendara sepeda motor ini berawal dari melajunya Rahman dengan kecepakatan tinggi dari arah timur. Saat memasuki TKP, Rahman mengambil haluan terlalu ke kanan hingga melewati garis pembatas lajur.

Pada saat yang bersamaan dari arah yang berlawanan melaju microbus sehingga tabrakan hebatpun tidak terhindarkan.

Akibat benturan keras yang terjadi, sepeda motor Rahman ringsek dan kaca depan microbus pecah. Sementara Rahman mengalami luka cukup serius hingga patah paha kanan dan tangan kiri lalu meninggal di Puskesmas Pekutatan.


Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana membenarkan kejadian tersebut. “Kedua kasus lakalantas tersebut masih kami tangani,” pungkasnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami