Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Turis di Kuta Ngaku Kepanasan

Selasa, 27 Oktober 2009, 16:52 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Suhu udara di Bali dalam seminggu terakhir lebih panas dibanding Sebelumnya. Kondisi ini disebabkan posisi matahari saat ini berada tepat di atas Pulau Bali. Akibat peningkatan suhu udara ini, turis di Kuta mengaku kepanasan dan lebih memilih berenang daripada berjemur.


Peningkatan suhu udara dalam seminggu terakhir terasa di kawasan wisata Pantai Kuta. Hamparan pasir yang biasanya dipenuhi turis asing berjemur kini relatif sepi.

Peningkatan suhu udara menyebabkan pasir Pantai Kuta menjadi panas. Akibatnya, turis asing lebih memilih aktivitas berenang daripada berjemur di atas hamparan pasir pantai.


“Udara Pantai Kuta panas sekali belakangan ini. Saya lebih memilih berselancar saja daripada berjemur,” kata Kasha, turis dari Polandia.

Berdasarkan data Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, peningkatan suhu udara ini mulai terjadi sejak pertengahan bulan Oktober.


Suhu udara di Bali saat ini mencapai panas optimum yakni 33 hingga 34 derajat celcius, meningkat dibanding sebelumnya yang hanya maksimum 32 derajat celcius.



“Kenaikan suhu udara di Bali karena posisi matahari saat ini tepat di atas Pulau Bali, tepatnya 10 derajat lintang selatan (LS).Kondisi ini diprediksi akan terjadi hingga awal bulan November,” kata Endro Cahyono, Kabid Data dan Informasi BMKG Bali.


Cahyono mengingatkan, kenaikan suhu udara ini dapat mengakibatkan munculnya hujan lokal dan puting beliung di Bali.

“Selain itu kami juga mengingatkan warga agar mewaspadai petir yang akan sering muncul di masa peralihan musim (pancaroba) nanti,” ujar Cahyono. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami