Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ratusan Juta Biaya Konsultasi Dipangkas

Kamis, 29 Oktober 2009, 18:09 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Dalam perhelatan Pilkada Jembrana setahun mendatang, KPUD dan Panwaslu Jembrana harus mengencangkan ikat pinggang. Pasalnya, biaya konsultasi anggota KPUD dan Panwaslu yang nilainya ratusan juta dipangkas dari usulan anggaran yang diajukan.

Dari informasi yang dihimpun, Kamis (29/10), dari sekitar Rp. 12 miliar dana yang diajukan KPUD Jembrana dipangkas eksekutif hingga menjadi Rp. 5 miliar.

Pemangkasan itu diantaranya menyasar usulan gaji PPK hingga KPPS serta biaya konsultasi anggota KPUD dan Panwas ke Jakarta yang bernilai ratusan juta.


Selain itu, anggaran Rp. 2,3 miliar yang diajukan Panwaslu juga dianggap terlalu besar. Apalagi anggaran sebesar itu kebanyakan digunakan untuk konsultasi masalah sengketa dan antisipasi terjadi sengketa serta putaran kedua.



Selain untuk efisiensi, tekad Bupati Jembrana, I Gede Winasa untuk menyelenggarakan pilkada dengan e-voting masih terbuka lebar.


“Saya akan segera meminta fatwa ke MA atau mengajukan judicial review ke MK terkait penggunaan teknologi berupa e-voting dalam pilkada Jembrana tahun depan,” ujar Winasa beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu Sekretaris Kabupaten Jembrana, I Gede Suinaya yang dikonfirmasi, Kamis (29/10) membenarkan adanya pemangkasan anggaran tersebut.

Menurutnya, pemangkasan itu secara keseluruhan termasuk menurunkan gaji-gaji PPK hingga KPPS yang disesuaikan dengan standar keuangan Pemkab Jembrana.

“Namun saat kita rapat dengan KPUD, dana itu belum cukup. Mereka memperkirakan minilam membutuhkan anggaran sebesar delapan milyar,” ujarnya.


Selain itu, pemangkasan juga dilakukan pada anggaran pencocokan dan penelitian (coklit) lantaran database kependudukan melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Jembrana sudah hampir selesai.

“Tidak perlu lagi dilakukan coklit dan pekerjaan untuk KTP karena sudah ada SIAK, Kita hilangkan persoalan-persoalan itu,” tandasnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami