Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Tukang Ojek Perkosa Turis Swedia Mabuk
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang tukang ojek dituding sebagai pelaku pemerkosaan seorang bule asal Swedia berinisial CEB (19). Korban diperkosa, Kamis (29/10) di dekat penginapan di seputaran Jalan Popies Kuta, dalam keadaan mabuk. Hingga kini tukang ojek itu belum tertangkap.
“Turis wanita asal Swedia mengaku tidak sadar saat diperkosa. Karena tidak sadar, korban tidak mengenal ciri – ciri pelaku,†bisik sumber kepolisian Poltabes Denpasar.
Perkosaan itu terjadi Kamis (29/10) sekitar pukul 03.00 Wita. Seperti biasa, korban pulang dalam keadaan sempoyongan, usai dugem di sebuah tempat hiburan malam di Kuta.
Mungkin tak kuat pulang ke penginapan, korban menyewa tukang ojek. Mereka pun berangkat menuju penginapan korban di seputaran Jalan Poppies Kuta.
Sebelum sampai di Hotel, tepatnya masih berada di gang sempit dan gelap, pelaku beringas dan bernafsu. Pelaku langsung menyergap dan melucuti pakaian korban.
Korban yang dipengaruhi minuman keras tidak sadar dirinya diperkosa. Puas melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku kabur.
Peristiwa perkosaan itu baru diketahui korban, pada pagi harinya. Dia kaget, pakaiannya acak-acakan. Sadar dirinya diperkosa, korban melaporkannya ke Poltabes Denpasar.
Peristiwa perkosaan yang menimpa turis Swedia, dibenarkan Kapoltabes Denpasar Kombes Gede Alit Widana. Dalam keterangannya, untuk memastikan korban diperkosa, masih menunggu hasil visum et revertum.
Kapoltabes Denpasar juga membenarkan korban mabuk saat diperkosa. Bahkan tidak ingat wajah pelakunya.
“Korban masih kita interogasi untuk mengetahui ciri-ciri pelaku,†tegasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 665 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 550 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan