Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Empat Tersangka ‘Dilepaskan’ Polisi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penetapan dan penahanan tersangka Insiden Lemukih nampaknya tidak berlanjut di kepolisian, sebab empat tersangka aksi pengeroyokan dan penganiayaan dilepaskan polisi untuk menciptakan kondisi yang kondusif di Buleleng.
Melalui permohonan surat penangguhan penahanan yang diajukan ke empat tersangka Indisen Lemukih, diantaranya Gede Karyana Alias Gede Rodin alias Nang Sugus (32), Gede Supradana alias Gede Koni (21), Gede Sudirsa (28), Gede Sarimawan alias Gede Sari alias Gede Sukradana alias Lubak (33) dan diketahui Kepala Desa Lemukih serta Kelian Desa Pakraman Lemukih, Polres Buleleng mengabulkan permintaan penangguhan penahanan, sehingga keempat tersangka dilepaskan polisi.
Pembebasan mereka dijamin selain oleh Kelian Dusun, juga oleh Perbekel dan Kelian Adat Pakraman Lemukih dan para tokoh tersebut memberikan jaminan kalau mereka para tersangka itu tidak akan melarikan diri dan sewaktu-waktu diperlukan untuk kepentingan penyidikan mereka siap mengantarkannnya ke Polres Buleleng dan keempat warga Lemukih itu kita kenakan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis, “ ungkap Kapolres Buleleng, AKBP. Istiyono, Sabtu (14/11)
Di sisi lain, pelepasan keempat Warga Desa Lemukih tersebut untuk kondusifnya situasi keamanan di Buleleng.
Bila tidak dilepas, dikhawatirkan akan terjadi benturan antara polisi dengan masyarakat Lemukih, kita juga melihat situasi ini untuk kepentingan Buleleng, papar Kapolres Istiyono.
Bebasnya keempat Warga Desa Lemukih yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut tidak terlepas dari tekanan ratusan warga yang tetap bertahan di Pura Agung Jagatnatha yang lokasinya berseberangan dengan Mapolres Buleleng.
Setelah diberikan penangguhan penahanan, keempat tersangka bersama ratusan warga Desa Lemukih kembali pulang, bahkan keempat warga itu disambut dengan gong Baleganjur serta dibuatkan Banten (sesajen).
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4687 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2328 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan