Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polri Gagal Lakukan Pendekatan Budaya

Selasa, 24 November 2009, 19:49 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Hasil Evaluasi lembaga swadaya Masyarakat (LSM) Yayasan Manikaya Kauci menunjukkan bahwa program community Policing (pemolisian masyarakat) yang dikembangkan oleh Polri terhambat karena Polri gagal melakukan pendekatan secara budaya.


Dimana penerapan program pemolisian masyarakat lebih bersifat instruktif dan cendrung mengadopsi program pemolisian masyarakat yang ada di Jepang ataupun Australia.


Direktur Yayasan Manikaya Kauci Gunandjar menyatakan factor lain yang menyebabkan terhambatnya program community Policinng adalah kegagalan Polri dalam membangun komunikasi dua arah. Buktinnya dalam pelaksanaan dilapangan Polri lebih cendrung menggunakan komunikasi satu arah.


“Harus ada uang dulu baru bisa jalan, pemikiran itu yang harus dikoreksi. Lebih baik kita lihat dulu potensi yang ada di masyarakat, sudah ada fasilitas sosial itu saja di maksimalkan” kata Gunandjar.


Direktur Yayasan Manikaya Kauci Gunandjar mengungkapkan di beberapa daerah terdapat kecendrungan untuk mengembangkan program community policing gaya Jepang (koban). Padahal pengembangan gaya Jepang ini memerlukan fasilitas pendukung yang lengkap. Sedangkan jika dilakukan dengan pendekatan budaya akan lebih mudah dengan biaya yang lebih rendah.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami