Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gubernur Targetkan Pengembangan Hutan Adat

Senin, 14 Desember 2009, 19:50 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menargetkan untuk mengembangan hutan desa berbasis adat atau membentuk hutan desa pekraman. Pengembangan hutan desa adat ini sebagai upaya pelibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan di Bali. Apalagi selama ini pengelolaan hutan oleh desa adat di Bali dinilai sangat berhasil dengan proteksi menggunakan awig-awig atau aturan adat.

Menurut Made Mangku Pastika pada keteranganya di Suwung Denpasar (14/12), upaya pengembangan hutan desa berbasis adat ini juga sebagai tindak lanjut dari penetapan Bali sebagai kawasan kebijakan ekonomi berwawasan lingkungan oleh lembaga pariwisata dunia (UNWTO). Apalagi momentum ini merupakan langkah positif bagi upaya memperbaiki citra pariwisata Bali menuju pariwisata berkelanjutan.



"ini juga membawa konsekuensi bagi kita untuk melestarikan lingkungan kita khususnya hutan, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan hutan , jadi green ekonomi menyangkut berbagai aspek kehidupan, Kata Mantan Kapolda Bali ini.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika optimis upaya pengembangan hutan desa berbasis adat akan berhasil, mengingat masyarakat Bali cukup banyak memiliki kearifan lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan terutama hutan. Seperti kearifan lokal Tumpek Uduh (Selamatan terhadap tumbuh-tumbuhan) dan Tumpek Kandang (upacara bagi hewan dan satwa). Disisi lain Pastika mengakui luas hutan Bali sangat kecil yaitu hanya mencapai 130.000 hektar atau hanya 22,59% dari luas daratan

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami