Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Empat Warga Luka, Belasan Rumah Hancur
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kawasan Kota Singaraja diterjang angin puting beliung hingga mengibatkan belasan rumah dihempaskan angin yang berputar tersebut. Empat warga mengalami luka-luka saat menyelamatkan diri.
Hujan deras yang disertai angin putingbeliung menerjang wilayah utara Kota Singaraja. Kondisi terparah menimpa Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng yang menyebabkan belasan rumah hancur diterjang angin puting beliung tersebut.
Hingga Rabu (16/12) tiga warga mengalami luka ringan serta seorang kakek mengalami luka serius tertimpa balok kayu rumah.
Anginnya itu datang dari arah barat laut berputar-putar, awalnya sudah ke tengah laut, namun balik lagi dan menyapu semua rumah yang ada di lingkungan ini, beberapa rumah atapnya terbang dan pohon jatuh terhempas, rumah saya juga sengnya semua terbang, ujar Ketut Sadiarta (55) warga Lingkungan Pidada, Kelurahan Banyuasri.
Hal yang sama juga dialami Dewi Indrawati (27) yang memiliki usaha penyalur ikan hias, atap rumahnya diterbangkan angin dan dihempaskan menghantam tembok pagar.
Semuanya diterbangkan, kakek saya berupaya menyelamatkan diri dan tertimpa balok kayu hingga mengalami luka serius, ungkapnya.
Sementara, Ketut Jingga (109) yang mengalami luka pada kedua kaki dan tangan serta badan akibat tertimpa balok kayu terlihat terbaring didalam rumah yang tengah diperbaiki, sedangkan tiga korban lainnya hanya mengalami luka ringan.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 480 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 324 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan