Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Rabies Kembali Renggut Nyawa di Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Yusuf Ari Matias Sanam (28) asal Kota Soe, Kabupaten TTS, Nusa Tenggara Timur (NTT), pasien suspect rabies yang dirawat di RSUD Tabanan sejak dua minggu lalu akhirnya meninggal dunia, Kamis malam (24/12) sekitar pukul 22.15 Wita
Sebelum dikubur, Jenasah Yusuf diberkati dalam sebuah doa bersama di kamar jenasah RSUD Tabanan, Jumat (25/12) siang. Isak tangis mewarnai upacara doa besama yang dipimpin pastur Ahmen M Lumira ST. Kesedihan teramat sangat dialami istri korban Elisabet (25) beserta dua buah hatinya.Penuturan kerabat korban usai memberikan doa atas kepergian korban mengatakan, korban sempat digigit anjing peliharaannya tiga bulan lalu.
Saat itu korban yang hendak mengikat anjing kecilnya yang sebelumnya menggigit kaki kanan istrinya. Namun lacur upaya mengikat anjing yang didapatnya dari seorang teman di banjar Bakisan Desa Buahan menjadi petaka.
Korban digigit pada bagian jari tangan kanannya. Selain korban dan istrinya, anak korban juga pernah dicakar oleh anjing tersebut. Korban yang bekerja di sebuah toko pakan ternak di Tabanan mengabaikan luka yang dialaminya itu Setelah tiga bulan berlalu, korban mulai merasakan ada yang aneh pada dirinya. Tubuhnya merasa nyeri sebelah dan badan korban panas.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan pengobatan. Karena riwayat korban sempat digigit anjing dan kondisi medisnya mengarah suspect rabies maka, korban yang tinggal di perumahan Graha Satelit, Desa Jadi, Kecamatan Kediri ini dirawat di Ruang Flamboyan-khusus untuk pasien suspect rabies.
Sejak dirawat tanggal 18 Desember lalu kondisi korban naik turun, kondisi korban mulai drop sejak dua hari lalu dan puncaknya kamis malam (24/12) sekitar pukul 22.15 Wita korban berontak yang kemudian mereggang nyawa.
Jenasah almarhum kami kuburkan di kuburan Kristen yang ada di Banjar Sema, Kecamatan Kediri hari ini juga, jelas kerabat korban yang lainya.
Sementara itu dari pihak RSUD Tabanan menyatakan hasil laboratorium korban belum turun. Namun dari ciri-ciri fisik korban takut dengan air, sinar matahari dan meronta menjelang meninggal dunia, korban mengarah rabies.
Korban Yusuf adalah korban ke -12 keganasan rabies di kabupaten Tabanan.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2231 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan