Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 6 Mei 2026
Dompet Hiromi Cuma Berisi Uang Rp 9.000
Beritabali.com, Denpasar
Kamis, 31 Desember 2009,
16:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Turis wanita Jepang yang tewas dibunuh di Kuta, Hiromi Shimada, tergolong turis yang kere atau miskin. Dompet korban yang dirampas dua pelaku pembunuhan hanya berisi uang sebesar Rp 9.000 rupiah.
Keterangan para tetangga yang menyatakan hidup korban morat-marit dan banyak punya hutang kini terbukti benar. Dompet korban yang dirampas pelaku pembunuhan, dan kini menjadi barang bukti kejahatan, hanya berisi uang tunai Rp 9.000.
Meski sering mengaku mendapat kiriman uang puluhan juta rupiah setiap bulan dari neneknya di Jepang, gaya hidup Hiromi juga tergolong boros. Di kalangan tetangga dan teman-temannya, Hiromi dikenal doyan dugem atau berkunjung ke tempat hiburan malam di Kuta dan gemar menenggak minuman keras.
Menurut orang yang dekat dengan korban, Hiromi juga dikenal sering mengajak laki-laki anak baru gede (ABG) alias brondong ke tempat kontrakannya. Seringkali jumlahnya lebih dari satu laki-laki.
“Hiromi juga mengaku sering memberi uang kepada laki-laki yang diajaknya ke rumah, antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu,†kata seorang tetangganya.
Hiromi juga sering meminjam uang kepada tetangganya hanya untuk sekedar membeli makan. Ia juga disebut mempunyai hutang jutaan rupiah di sebuah warung makan di daerah Tuban, Kuta.
Meski bertarif Rp 1 juta per bulan, rumah kontrakan Hiromi di jalan Sadasari Kuta juga tergolong berantakan dan gelap. Dalam kamarnya juga tidak terdapat kasur tidur. (spy)
Keterangan para tetangga yang menyatakan hidup korban morat-marit dan banyak punya hutang kini terbukti benar. Dompet korban yang dirampas pelaku pembunuhan, dan kini menjadi barang bukti kejahatan, hanya berisi uang tunai Rp 9.000.
Meski sering mengaku mendapat kiriman uang puluhan juta rupiah setiap bulan dari neneknya di Jepang, gaya hidup Hiromi juga tergolong boros. Di kalangan tetangga dan teman-temannya, Hiromi dikenal doyan dugem atau berkunjung ke tempat hiburan malam di Kuta dan gemar menenggak minuman keras.
Menurut orang yang dekat dengan korban, Hiromi juga dikenal sering mengajak laki-laki anak baru gede (ABG) alias brondong ke tempat kontrakannya. Seringkali jumlahnya lebih dari satu laki-laki.
“Hiromi juga mengaku sering memberi uang kepada laki-laki yang diajaknya ke rumah, antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu,†kata seorang tetangganya.
Hiromi juga sering meminjam uang kepada tetangganya hanya untuk sekedar membeli makan. Ia juga disebut mempunyai hutang jutaan rupiah di sebuah warung makan di daerah Tuban, Kuta.
Meski bertarif Rp 1 juta per bulan, rumah kontrakan Hiromi di jalan Sadasari Kuta juga tergolong berantakan dan gelap. Dalam kamarnya juga tidak terdapat kasur tidur. (spy)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 504 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 397 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 387 Kali
04
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026