Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Dompet Hiromi Cuma Berisi Uang Rp 9.000
Beritabali.com, Denpasar
Kamis, 31 Desember 2009,
16:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Turis wanita Jepang yang tewas dibunuh di Kuta, Hiromi Shimada, tergolong turis yang kere atau miskin. Dompet korban yang dirampas dua pelaku pembunuhan hanya berisi uang sebesar Rp 9.000 rupiah.
Keterangan para tetangga yang menyatakan hidup korban morat-marit dan banyak punya hutang kini terbukti benar. Dompet korban yang dirampas pelaku pembunuhan, dan kini menjadi barang bukti kejahatan, hanya berisi uang tunai Rp 9.000.
Meski sering mengaku mendapat kiriman uang puluhan juta rupiah setiap bulan dari neneknya di Jepang, gaya hidup Hiromi juga tergolong boros. Di kalangan tetangga dan teman-temannya, Hiromi dikenal doyan dugem atau berkunjung ke tempat hiburan malam di Kuta dan gemar menenggak minuman keras.
Menurut orang yang dekat dengan korban, Hiromi juga dikenal sering mengajak laki-laki anak baru gede (ABG) alias brondong ke tempat kontrakannya. Seringkali jumlahnya lebih dari satu laki-laki.
“Hiromi juga mengaku sering memberi uang kepada laki-laki yang diajaknya ke rumah, antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu,†kata seorang tetangganya.
Hiromi juga sering meminjam uang kepada tetangganya hanya untuk sekedar membeli makan. Ia juga disebut mempunyai hutang jutaan rupiah di sebuah warung makan di daerah Tuban, Kuta.
Meski bertarif Rp 1 juta per bulan, rumah kontrakan Hiromi di jalan Sadasari Kuta juga tergolong berantakan dan gelap. Dalam kamarnya juga tidak terdapat kasur tidur. (spy)
Keterangan para tetangga yang menyatakan hidup korban morat-marit dan banyak punya hutang kini terbukti benar. Dompet korban yang dirampas pelaku pembunuhan, dan kini menjadi barang bukti kejahatan, hanya berisi uang tunai Rp 9.000.
Meski sering mengaku mendapat kiriman uang puluhan juta rupiah setiap bulan dari neneknya di Jepang, gaya hidup Hiromi juga tergolong boros. Di kalangan tetangga dan teman-temannya, Hiromi dikenal doyan dugem atau berkunjung ke tempat hiburan malam di Kuta dan gemar menenggak minuman keras.
Menurut orang yang dekat dengan korban, Hiromi juga dikenal sering mengajak laki-laki anak baru gede (ABG) alias brondong ke tempat kontrakannya. Seringkali jumlahnya lebih dari satu laki-laki.
“Hiromi juga mengaku sering memberi uang kepada laki-laki yang diajaknya ke rumah, antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu,†kata seorang tetangganya.
Hiromi juga sering meminjam uang kepada tetangganya hanya untuk sekedar membeli makan. Ia juga disebut mempunyai hutang jutaan rupiah di sebuah warung makan di daerah Tuban, Kuta.
Meski bertarif Rp 1 juta per bulan, rumah kontrakan Hiromi di jalan Sadasari Kuta juga tergolong berantakan dan gelap. Dalam kamarnya juga tidak terdapat kasur tidur. (spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4534 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2348 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1998 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1608 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026