Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Diskes Bali: Tidak Salahi Prosedur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dinas Kesehatan provinsi Bali memastikan proses penjualan vaksin antirabies (VAR) yang dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar kepada salah satu korban gigitan Anjing asal Tabanan tidak meyalahi prosedur.
Dinas Kesehatan Provinsi Bali beralasan RSUP Sanglah Denpasar mendapatkan VAR dengan cara membeli dari rekanan. Disisi lain pasokan vaksin dari Dinas Kesehatan telah habis.
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja pada keterangannya di Denpasar, Selasa (5/1) bahkan menyatakan kebijakan penjualan VAR oleh RSUP Sanglah Denpasar juga karena vaksin yang diberikan oleh RSUP Sanglah lebih diprioritaskan pada layanan internasional seperti wisatawan yang mengalami gigitan anjing. Sedangkan khusus untuk pelayanan vaksinasi gratis bagi masyarakat lebih diarahkan pada Rumah sakit umum daerah (RSUD).
”Karena Sanglah kan membeli langsung boleh karena dia rumah sakit yang sudah menjadi Badan layanan umum, sehingga semasih kosong terpaksa membeli dan biaya dibebankan kepada pasien. Apalagi sanglah tidak bisa mengambil Var tanpa bayar,” kata dr. Nyoman Sutedaja
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja menyebutkan tingginya angka kasus gigitan anjing yang kini mencapai 23.000 kasus menyebabkan Dinas Kesehatan Bali sering mengalami kehabisan stock vaksin.
Pada Bulan ini Dinas Kesehatan Bali sedang melakukan proses pengadaan vaksin dengan jumlah mencapai 30. 000 vial, sedangkan jumlah vaksin yang telah dihabiskan mencapai lebih dari 48.000 vial. (mlt)
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan