Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 16 Juni 2026
Identitas Mayat Wanita Bugil Masih Kabur
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Identitas mayat perempuan telanjang yang ditemukan tewas tergeletak pada sebuah bale bengong di hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) kawasan Cekik, Gilimanuk atau sekitar tiga ratus meter arah Utara pertigaan Cekik, Jumat (22/1) lalu masih kabur. Jika tidak ada yang mengakuinya, mayat perempuan naas tersebut akan segera dikuburkan.
Untuk mengungkap identitas mayat perempuan telanjang tersebut, Polres Jembrana telah menyebar photo perempuan naas tersebut. Namun, hingga hampir seminggu sejak ditemukan belum juga ada pihak yang mengakuinya.
“Hingga hampir seminggu sejak ditemukan, belum ada yang menghubungi kami untuk menanyakan mayat perempuan itu,” ujar Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Ketut Suparta seijin Kapolres Jembrana AKBP, R Ahmad Nurwakhid, Rabu (27/1).
Suparta mengaku telah menyebarkan foto mayat tersebut ke berbagai wilayah yang masuk di jajaran polda Bali. “Kami juga telah koordinasi dengan Polres Banyuwangi,” imbuhnya.
Suparta mengharapkan jika ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri usia sekitar 40 tahun perawakan gemuk, tinggi sekitar 150 sentimeter, rambut sebahu dan mengenakan anting bermotif kupu-kupu bisa datang ke ke Polres Jembrana dan KP3 Laut Gilimanuk.
“Kami sangat mengharapkan agar ada pihak yang mengetahui identitas korban,” tandasnya. Jika nantinya tidak ada pihak yang mengakuinya, Suparta akan segera mengubur mayat tersebut karena pihaknya sudah melakukan otopsi. “Kami masih berkoordinasi dengan Dinas Kessos Pemkab Jembrana untuk penguburannya,” katanya.
Menurut Suparta, hasil otopsi yang dilakukan, perempuan malang tersebut tewas setelah lemas dijerat dengan karet ban dalam bekas.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun