Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Rebutan Guru SD, Parang Bicara
Beritabali.com, Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Cinta segitiga yang terlarang antara seorang guru SD dengan dua lelaki bersitri yakni I Wayan Wiansa (44) dan Nyoman Bagiada (38) keduanya warga Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur berujung dengan aksi kekerasan.
Puncaknya Minggu malam (7/2) sekitar pukul 18.30 Wita kedua lelaki yang sudah beristri ini dibalut rasa cemburu. Wiansa kalap saat disetop Bagiada di Jalan Raya Sesandan Kangin, Desa Megati, Selemdeg Timur. Winasa yang saat itu baru datang dari ladang langsung menebas Bagiada dibagian lengan kanan atas dan dahi.
Akibat tiga kali tebasan yang dilepaskan Wiansa membuat Bagiada tersungkur besimbah darah. Usai menebas Bagiada, Wiansa kemudian melaporkan kejadian itu ke kelihan dinas dan kelihan adatnya.
Dan tak berselang lama malam itu juga Wianasa dijemput anggota Polsek Selemadeg Timur. Begitu juga dengan korban langsung di larikan ke BRSUD Tabanan. Kini kondisi Bagiada tinggal menunggu operasi karena luka yang dideritanya sangat parah.
Kapolsek Selemadeg Timur AKP Slamet, Senin (8/2) mengatakan pihaknya telah menangkap tersangka Winasa malam itu juga. “tersangka telah kami tahan terlibat penganiayaan sesuai dengan pasal 351 KUHP,” jelasnya.
Selain menahan tersangka polisi juga mengamankan sebilah parang yang digunakan tersangka menebas korban.Diduga motif kejadian itu karena kedunya baik tersangka maupun korban dibakar cemburu karena memperebutkan seorang guru SD yang bertugas di Desa Megati.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 439 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan