Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Anand Ashram Lakukan Klarifikasi

Beritabali.com, Denpasar

Sabtu, 13 Februari 2010, 14:09 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Maraknya pemberitaan di berbagai media mengenai tuduhan pelecehan seksual dengan cara cuci otak/hipnotis yang dilakukan oleh Anand Krishna, membuat Yayasan Anand Ashram melakukan pembantahan. 

Bertempat di Anand Krishna Center Denpasar, Sabtu (13/02) Yayasan Anand Ashram memberikan klarifikasi terhadap tuduhan pelecehan seksual yang ditujukan ke Pendiri Yayasan tersebut.

Maya Safira Muchtar, Ketua Yayasan Anand Ashram menyampaikan bahwa tuduhan tersebut sangatlah tidak sesuai dengan kenyataan mengingat semua kegiatan yang dilakukan di Anand Ashram bersifat terbuka.

"Anand Ashram sangat inklusif dan setiap kegiatan yang dilakukan tidak bersifat mengikat serta tidak mengenal sistem keanggotaan," ungkap Maya.

Terkait tuduhan tentang pencucian otak, lebih lanjut Maya mengungkapkan bahwa seluruh teknik meditasi telah terpapar dengan jelas di dalam buku-buku karya Bapak Anand Krishna yang dijual bebas di masyarakat.

"Yang diajarkan sama dengan yang ada di buku-buku tersebut, jadi tidak ada hal-hal yang bisa dinilai sebagai penyimpangan di Anand Ashram,"papar Maya.

Sementara itu, mengenai tudingan jika ajaran di Anand Ashram yang mengkultuskan Anand Krishna, Maya mengklarifikasi bahwa hal tersebut sama sekali bukanlah merupakan suatu pengkultusan, akan tetapi lebih kepada rasa penghargaan dan rasa hormat terhadap tokoh panutannya.

"Di Anand Ashram, hubungan antar para peserta meditasi dengan Bapak Anand Krishna adalah hubungan persahabatan antar sesame orang yang sedang menempuh jalan spiritual. Tidak ada hal-hal yang bersifat pengkultusan dalam pengertian mendewakan,"pungkas Maya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami