Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Anand Ashram Lakukan Klarifikasi
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Maraknya pemberitaan di berbagai media mengenai tuduhan pelecehan seksual dengan cara cuci otak/hipnotis yang dilakukan oleh Anand Krishna, membuat Yayasan Anand Ashram melakukan pembantahan.
Bertempat di Anand Krishna Center Denpasar, Sabtu (13/02) Yayasan Anand Ashram memberikan klarifikasi terhadap tuduhan pelecehan seksual yang ditujukan ke Pendiri Yayasan tersebut.
Maya Safira Muchtar, Ketua Yayasan Anand Ashram menyampaikan bahwa tuduhan tersebut sangatlah tidak sesuai dengan kenyataan mengingat semua kegiatan yang dilakukan di Anand Ashram bersifat terbuka.
"Anand Ashram sangat inklusif dan setiap kegiatan yang dilakukan tidak bersifat mengikat serta tidak mengenal sistem keanggotaan," ungkap Maya.
Terkait tuduhan tentang pencucian otak, lebih lanjut Maya mengungkapkan bahwa seluruh teknik meditasi telah terpapar dengan jelas di dalam buku-buku karya Bapak Anand Krishna yang dijual bebas di masyarakat.
"Yang diajarkan sama dengan yang ada di buku-buku tersebut, jadi tidak ada hal-hal yang bisa dinilai sebagai penyimpangan di Anand Ashram,"papar Maya.
Sementara itu, mengenai tudingan jika ajaran di Anand Ashram yang mengkultuskan Anand Krishna, Maya mengklarifikasi bahwa hal tersebut sama sekali bukanlah merupakan suatu pengkultusan, akan tetapi lebih kepada rasa penghargaan dan rasa hormat terhadap tokoh panutannya.
"Di Anand Ashram, hubungan antar para peserta meditasi dengan Bapak Anand Krishna adalah hubungan persahabatan antar sesame orang yang sedang menempuh jalan spiritual. Tidak ada hal-hal yang bersifat pengkultusan dalam pengertian mendewakan,"pungkas Maya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3851 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang