Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Putra Sulung Winasa Jadi Rebutan
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Suhu politik di Jembrana mulai memanas kendati perhelatan Pilkada Jembrana baru digelar Agustus mendatang. Setelah KPUD Jembrana mengancam akan menunda Pilkada jika anggarannya tidak dicairkan, kini suhu panas ditingkatkan dengan adanya upaya “merebut” I Gede Patriana Krisna yang merupakan anak sulung Bupati Jembrana, I Gede Winasa oleh Partai Demokrat dari pangkuan PDIP.
Sebagaimana diketahui, I Gede Patriana Krisna yang akrab dipanggil Ipat merupakan jawara dalam Rakercabsus PDIP Jembrana dalam posisi calon wakil bupati. Kondisi ini otomatis membuat Ipat ikut digodok oleh DPP PDIP sebagai tindak lanjut Rakercabsus.
Baca juga:
Cek Iuran Resmi Terkini BPJS Kesehatan
Kendati demikian, Partai Demokrat Jembrana berusaha “merebut” Ipat dari pangkuan PDIP untuk diusulkan ke DPP Demokrat. Jika berhasil “merebut”, Ipat akan “naik pangkat” karena akan diusulkan menjadi cabup dari partai Demokrat.
Dari informasi yang dihimpun, Senin (15/2) menyebutkan aksi “merebut” Ipat itu tidak terlepas dari adanya desakan sebagian besar dari 51 ranting Partai Demokrat Jembrana menginginkan agar Partai Demokrat Jembrana merekomendasikan Ipat sebagai cabup.
Derasnya desakan kian kuat lantaran konon lowongan cabup dan cawabup yang dibuka Demokrat, nihil pelamar karena arus bawah mematok harga mati agar Ipat diusung sebagai cabup Demokrat Jembrana.
Wakil Sekretaris PAC Demokrat, Kecamatan Jembrana, Putu Maha Pramahita ketika dihubungi awak media, Senin (15/2) mengatakan sepuluh ranting Partai Demokrat di Kecamatan Jembrana sepakat mengusung Ipat sebagai cabup Demokrat sehingga pihaknya tidak menemukan alasan untuk menolak keinginan arus bawah tersebut.
Pramahita membantah kalau pihaknya dikatakan “merebut” Ipat dari pangkuan PDIP. “Kita tidak ada sabotase tapi ini murni dukungan dari arus bawah,” terangnya. Pramahita mengaku sudah sempat menghubungi Ipat tentang derasnya dukungan buat dirinya dari arus bawah Partai Demokrat. “Diam (Ipat) mengatakan kalau dirinya bersedia diusung oleh Demokrat untuk tampil dalam tarung Pilkada Jembrana mendatang,” akunya.
Hal senada disampaikan Ketua Ranting Demokrat Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo, Ketut Mastra, Senin (15/2). Menurut Mastra, dari sebelas ranting Demokrat di Mendoyo, delapan diantaranya sepakat mendukung Ipat sebagai cabup Partai Demokrat. Mastrapun mengaku sudah sempat menghubungi Ipat terkait dukungan tersebut dan Ipat mengatakan bersedia.
“Bukti tanda tangan ranting-ranting di Kecamatan Mendoyo mendukung Ipat ada buktinya,” terang Mastra. Sementara, Ketua Ranting Demokrat Kelurahan Banjar Tengah, Negara, , Ngurah Komang Merta, Senin (15/2) mengatakan dari 12 ranting Demokrat di Negara, delapan diantaranya menginginkan Ipat sebagai cabup dari Partai Demokrat.
“Mereka sudah teken kesepakatan. Dukungan ini bukan untuk kepentingan kelompok atau perorangan melainkan untuk kepentingan Demokrat,” terang Merta. Dukungan kepada Ipat juga mengalir dari keder Demokrat yang duduk di DPRD Jembrana. Fraksi Demokrat yang diawaki oleh delapan kader Demokrat juga menyatakan dukungannya.
Tiga dari delapan personel Fraksi Demokrat DPRD Jembrana masing-masing I Gede Suarna Adi, IB Suarjana, dan Wayan Wardana dihubungi Senin (15/2) mengatakan, pihaknya berharap agar Patriana diusung Demokrat sebagai cabup Jembrana karena bila terpilih menjadi bupati Jembrana diusung Demokrat dalam Pilkada Jembrana 2010, maka yang bersangkutan bisa menjadi reprsentasi Winasa. “Tapi kalau soal calon wakil bupatinya belum kita tentukan,” ujar Suarjana.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3851 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang