Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
KLH Minta Pemda Perketat Pengawasan Pelabuhan
Beritabali.com, Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap kemungkinan terjadinya pemasukkan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) dari luar negeri.
Apalagi Indonesia dengan wilayah kepulauan dengan jumlah pulau mencapai 17 ribu pulau sangat rentan menjadi daerah pembuangan limbah B3.
Deputi pengelolaan Limbah B3 Kementrian Lingkungan Hidup Imam Hendargo pada keterangan persnya di Nusa Dua (22/2) mengungkapkan pemerintah daerah harus lebih mewaspadai pelabuhan-pelabuhan rakyat yang kemungkinan dapat dijadikan pemasukkan limbah B3 ke Indonesia.
Apalagi ditengah kekurangan kapasitas sumber daya manusia dan pendanaan untuk melakukan pengawasan pemasukkan limbah B3 dari luar negeri.
“Kapasitas SDM kita terbatas, kapasitas angkatan laut kita juga terbatas, termasuk pendanaan kita juga yang sangat terbatas” ujar Imam Hendargo
Imam Hendargo menegaskan jika ditemukan limbah B3 mask dari luar negeri maka daerah harus segera mengambil keputusan untuk melakukan pengembalian limbah tersebut ke negara asal.
Imam berharap petugas pelabuhan juga mewaspadai pemasukkan limbah elektronik seperti telephon genggam dan komputer bekas dengan kedok ekspor barang bekas pakai.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun