Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Dua Maling Asal Lombok Tengah Ditembak
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua dari tiga kawanan pencuri asal Lombok Tengah (Loteng), dilumpuhkan dengan timah panas oleh jajaran Direkorat Reserse Kriminal Polda Bali. Ketiga tersangka terbukti beraksi di Ali Agung Vila di Jalan Labuan Sait Pecatu Kuta Selatan, yang didiami Dmitriy Smakotin, warga Rusia.
Tiga tersangka adalah Gede Tarup alias Ajang asal Marong Praya Loteng, Merok asal Selong Loteng dan Lalu Mahendra asal Telok Barat Praya Timur.
Baca juga:
Eks Presiden Rusia:
Polisi menembak kaki tersangka Merok dan Gede Taruk, karena berusaha kabur saat menunjukkan lokasi pencurian di kawasan Pecatu Jimbaran.
Tiga tersangka ditangkap atas hasil penyelidikan jajaran Dit Reskrim Polda Bali dipimpin Kanit Buser Kompol Cecep Nandi
Trimaryadi “ Kami awalnya mencurigai tersangka Gede Tarup, dia seorang residivis,” ucap Kompol Cecep.
Dalam catatan polisi, tersangka Gede Tarup adalah residivis dalam kasus yang sama. Tahun 2006 lalu, dia divonis
setahun penjara oleh Hakim, karena beraksi di Puri Tanah Kilat. Tersangka yang keluar dari LP pertengahan tahun 2007 lalu, pernah ditembak kaki kanannya saat kabur dari pengawalan polisi.
Keberadaan tersangka Gede Tarup terlacak di Jalan Pulau Belitung Perum Babakan Sari Gang III/95 Denpasar. Dari hasil penyelidikan aparat kepolisian, di kosan kosan itu sering dijadikan tempat pertemuan pemuda asal Loteng. Bahkan, mereka kerap keluar pada malam hari dan kembali pada pagi hari, dengan mengendarai sepeda motor.
“ Di situ tempat tinggalnya pacar tersangka Gede Tarup,” bebernya didampingi Panit buser AKP Anak Agug Gde Arka. Curiga kamar kos dijadikan tempat berkumpulnya kawanan pencuri, pada Senin (22/02) sekira pukul 11.00 Wita, satuan buser melakukan penggeledahan di dua kamar kos. Hasilnya, buser menemukan tiga tersangka yakni Gede Tarup, Merok, dan Lalu Hendra.
Di lokasi penggeledahan, polisi menyita satu buah jimat, sebuah camera digital, 1 buah handycam, dan dua HP berbagai jenis. Sementara di kamar pacarnya tersangka Gede Tarup yakni Vivi, polisi menemukan 2 buah obeng, tang, kunci leter T dan linggis.
Bukan hanya itu, petugas juga mengamankan golok panjang dan sebuah sepeda motor Yamaha DR 6762 SS. Seluruh barang bukti itu diamankan ke mapolda Bali.
Dari pengembangan tersangka mengaku, barang-barang tersebut di curi dari lokasi Ali Agung Vila, yang berdomisili di
Jalan Labuan Sait Pecatu Kuta Selatan. Vila itu didiami oleh Dmitry Smakotin, warga Rusia.
Para tersangka beraksi di rumah korban, pada Senin (22/02) sekitar pukul 03.00 dinihari. “ Dalam aksinya mereka masuk ke Vila dengan meloncat tembok. Satu pelaku bernama Jeweh masih kita buru,” paparnya. Senada dikatakan tersangka Merok yang mengaku diajak mencuri oleh Jeweh.
Sebelum beraksi, mereka lebih dulu mabuk – mabukan di rumah tersangka Gede Tarup. Setelah itu, mereka berempat mengendarai sepeda motor menuju lokasi Vila.
“ Saya disuruh Jeweh nunggu di atas motor. Jeweh yang masuk ke Vila. Jeweh kabur setelah barang curian dititip ke rumah tersangka Gede Tarup,” bebernya sembari mengatakan baru mengenal Jeweh seminggu yang lalu.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3863 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1817 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang