Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rumah Warga Belanda Disatroni Perampok Bercelurit

Beritabali.com, Abiansemal

Selasa, 4 Mei 2010, 18:52 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Disela-sela kesibukan pengamanan pemilihan kepala Daerah (Pilkada), Vila Sukun di banjar Semana Desa Mambal, Abiansemal, Badung, yang ditempati seorang warga Belanda, Jost Van Greken (51), pada Senin (3/5), disantroni perampok. Perampok berhasil menyekap penjaga rumah, I Made Budiarta dengan sebilah clurit dan menggasak sejumlah harta benda. 

Kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Abiansemal dengan kerugian Rp 82 juta. Hingga kini jajaran Polsek Abiansemal Badung, belum menangkap pelakunya karena sibuk Pilkada.

Menurut informasi kepolisian Polres Badung, aksi perampokan terjadi sekitar pukul 02.40 dinihari. Sementara pemilik Vila Jost Van Greken sedang bepergian ke negaranya, Belanda.

Belum diketahui darimana perampok masuk. Namun dari laporan korbannya, I Made Budiarta, perampok tiba tiba saja sudah berada didalam rumah. Pelaku masuk ke vila dan todong clurit ke pinggang saya, jelas saksi dalam keterangannya ke Polsek Abiansemal, Badung.

Aksi perampokan di vila itu terjadi begitu cepat dan sistimatis. Pelaku masuk ke vila dan langsung menyekap korban, Budiarta. Dibawah ancaman clurit, Budiarta terpaku
alias tidak berkutik. Perampok meminta korban untuk menunjukkan lokasi kamar, sembari menodongkan celurit ke pinggang.

"Penjaga diancam clurit dan disekap. Perampok mengancam korban dan diminta menunjukkan kamar majikannya, jelas sumber kepolisian yang enggan namanya dionlinekan.

Perampok yang diduga lebih dari satu menyuruh korban masuk dan serta-merta mereka pun menjarah harta benda miik majikannya.

Adapun yang berhasil dijarah perampok, berupa sebuah laptop, tas kulit warna hitam, dua buah jam tangan antik, sebuah gelang perak, empat buah HP Nokia, sepasang kancing tangan terbuat dari emas dan uang tunai Rp 4 juta. Total kerugian total mencapai Rp 82 juta.

Puas menjarah isi kamar, perampok kabur. Sementara, Budiarta selamat dari bahaya. Selanjutnya, Budiarta melaporkan kasusnya ke Polsek Abiansemal. Yang aneh, saat dikonfirmasi, Kapolsek Abiansemal AKP I Gusti Made Sudiana enggan berkomentar banyak terkait aksi perampokan di wilayahnya. Alasannya, dia sibuk mengurusi Pilkada.

"Saya masih sibuk melaksanakan Pam Pilkada Badung, ulasnya kepada Beritabali.com, Selasa (4/5). 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami