Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jalur Denpasar-Gilimanuk Terhalang

Beritabali.com, Melaya

Minggu, 16 Mei 2010, 16:32 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Lagi-lagi jalan nasional Denpasar-Gilimanuk dikeluhkan pemakai jalan, setelah aspalnya compang-camping akibat penambalan yang tak beres, kini jalur nasional tersebut, tepatnya di kawasan Sumbersari menuju Cekik-Gilimanuk dihalangi pohon tumbang

Ngurah, seorang sopir truk mengaku heran kenapa pohon tersebut tidak segera dibersihkan. “ Padahal ini jalur utama yang lalulintasnya sangat padat “ keluh Ngurah.

Tidak kurang dari empat pohon besar di jalur sepanjang 10 Km tersebut tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi belakangan ini dan menghalangi sebagian ruas jalan. Yang paling menggangu adalah tumbangnya pohon kendal di tikungan dekat Pura Tirta Segara Rupek-Penginuman.

Dari pantauan yang dilakukan Minggu (16/5), puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat harus bergiliran melintasi jalan tersebut, lantaran robohnya pohon kendal tersebut menghalagi sebagian ruas jalan pada disisi utara.

Bahkan jika arus lalulintas padat, antrian kendaraan sulit dihindari dan praktis kemacetan pun terjadi. Hingga berita ini diturunkan, pohon-pohon tersebut masih menghalangi jalan dan belum ada yang membersihkan.

Kabid Lalulintas dan Angkutan Dinas Hubkominfo Jembrana Ketut Eko Susilo, saat dikonfirmasi via telephone mengatakan, mungkin karena belum ada laporan, pohon itu belum dibersihkan.

Menurutnya, untuk membersihkannya Eko Susilo akan berkoordinasi dengan pihak Taman Nasional Bali Barat (TNBB),
Kepolisian, Dinas Pertanian Kehutanan Kelautan dan Kantor Lingkungan Hidup.

Pihaknya meminta pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintasi jalur tersebut. “ Setelah hari raya ini, kami akan melakukan pemotongan ranting-ranting pohon yang menjorok ke jalan dan pohon yang lapuk “ pungkas Eko Susilo.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami