Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Perlu Ada Kesamaan Persepi Aparat Penegak Hukum
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penanganan kasus pemerkosaan anak dibawah umur seringkali dihadang persoalan minimnya keterangan saksi korban dan minimnya alat bukti. Oleh karena itu perlu adanya suatu kesamaan persepsi antar penegak hukum mulai penyidik kepolisian hingga hakim di pengadilan.
Hal ini disampikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, di Denpasar, hari ini (19/5), menaggapi penanganan kasus pemerkosaan anak bawah umur, dengan pelaku tunggal Muhammad Suharto alias Si Codet.
Sekarang ini persoalannya bagaimana proses hukum selanjutnya, karena seringkali kasus pemerkosaan anak bawah umur seperti ini sulit dalam hal pembuktiannya. Dalam kasus seperti ini, tidak mudah untuk memintai keterangan dari saksi korban yang masih di bawah umur, padahal itu sangat diperlukan dalam pembuktian kasus ini, jelas mantan Kapolda Bali ini.
Agar kasus pemerkosaan anak bawah umur ini bisa ditangani dengan baik dan pelakunya bisa dihukum dengan hukuman yang setimpal, kata Pastika, perlu ada satu persepsi yang sama antara penyidik di kepolisian, jaksa penuntut umum, dan majelis hakim di pengadilan.
"Pembuktian aksi kejahatan terhadap anak bawah umur ini memerlukan pemahaman yang sama antar aparat penegak hukum, tegas Pastika.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5419 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2285 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1076 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan