Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Perlu Ada Kesamaan Persepi Aparat Penegak Hukum
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penanganan kasus pemerkosaan anak dibawah umur seringkali dihadang persoalan minimnya keterangan saksi korban dan minimnya alat bukti. Oleh karena itu perlu adanya suatu kesamaan persepsi antar penegak hukum mulai penyidik kepolisian hingga hakim di pengadilan.
Hal ini disampikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, di Denpasar, hari ini (19/5), menaggapi penanganan kasus pemerkosaan anak bawah umur, dengan pelaku tunggal Muhammad Suharto alias Si Codet.
Sekarang ini persoalannya bagaimana proses hukum selanjutnya, karena seringkali kasus pemerkosaan anak bawah umur seperti ini sulit dalam hal pembuktiannya. Dalam kasus seperti ini, tidak mudah untuk memintai keterangan dari saksi korban yang masih di bawah umur, padahal itu sangat diperlukan dalam pembuktian kasus ini, jelas mantan Kapolda Bali ini.
Agar kasus pemerkosaan anak bawah umur ini bisa ditangani dengan baik dan pelakunya bisa dihukum dengan hukuman yang setimpal, kata Pastika, perlu ada satu persepsi yang sama antara penyidik di kepolisian, jaksa penuntut umum, dan majelis hakim di pengadilan.
"Pembuktian aksi kejahatan terhadap anak bawah umur ini memerlukan pemahaman yang sama antar aparat penegak hukum, tegas Pastika.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6022 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4696 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2352 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan