Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Lagi, Dharma Ferry Terseret Arus
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah Jumat (25/6) lalu terhempas ombak, hari ini Senin (28/6) kembali Dharma Ferry yang akan menyebrangkan penumpang dari Ketapang ke Gilimanuk terseret arus Selat Bali. Kejadian ini sempat membuat panik penumpang karena kapal sempat goyang dan bergetar hebat.
Melihat kejadian yang tidak bersahabat itu, nakhoda mengambil langkah untuk kembali ke Ketapang. Namun belum sampai Ketapang, arus sudah normal kembali.
Baca juga:
Kronologi Korut-Ukraina Putus Hubungan
“Penyebrangan sampai memakan waktu sekitar 4 jam,” Ujar Kepala ASDP Gilimanuk Ospar Silaban. Masih menurut Ospar, Kapal Dharma Ferry memang belum lama ikut dalam jalur LCM yang mengangkut mobil besar dan truk.
Sebelumnya ada dalam kelompok MB Photon yang mengangkut mobil kecil dan sedang. Ia tidak menjelaskan apakah perubahan jalur Dharma Ferry terkait dengan kejadian ini.
Berhubung keadaan cuaca yang kurang baik akhir-akhir ini, Ospar menghimbau para operator kapal dan penumpang agar ekstra hati-hati.
Terlebih saat ini bertepatan dengan musim liburan sehingga ada peningkatan jumlah penumpang yang signifikan, lanjut Ospar.Ia mengingatkan agar penumpang mematuhi aturan dalam kapal, tidak duduk sembarangan pada reling, namun mempergunakan tempat yang telah disediakan.
Sementara data penumpang yang menyebrang ke Bali lewat Ketapang Gilimanuk mencapai peningkatan mencapai sekitar 40 persen. Peningkatan itu terjadi pada jumlah mobil dan bus. “Ini rutin terjadi setiap masa liburan sekolah” Jelas Ospar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3863 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1817 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang