Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
30 Persen Jalan Nasional Dalam Kondisi Rusak
BERITABALI.COM, BADUNG.
Himpunan Pengembang Jalan Indonesia (HPJI) mengidentifikasi dari sekitar 34 ribu km panjang jalan nasional di Indonesia sekitar 30 persennya dalam kondisi rusak. Jalan nasional yang dalam kondisi rusak tersebut sebagian besar terdapat di Pulau Sumatra dan Jawa.
Dimana dari 30 persen jalan yang mengalami kerusakan tersebut hanya 60 persennya yang dapat dilakukan perbaikan dalam setahunnya. Kondisi ini terjadi karena keterbatasan dana perbaikan jalan yang disiapkan oleh pemerintah.
Ketua Pengembangan profesionalisme Himpunan pengembang jalan Indonesia Soehartono pada keteranganya di Nusa Dua (28/6) menyatakan antara jumlah peningkatan kerusakan jalan selama ini tidak seimbang dengan perbaikan jalan yang mampu dilakukan oleh pemerintah. Apalagi pencairan alokasi dana perbaikan jalan sering terlambat.
Menurut Soeharsono, mayoritas kerusakan jalan nasional selama ini disebabkan oleh faktor kelebihan daya angkut kendaraan yang tidak seimbang dengan kekuatan jalan.”kita menyadari adanya tarik ulur antara beban as dengan keawetan jalan. Apalagi untuk jalan-jalan dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi” ujar Soehartono.
Ketua Pengembangan profesionalisme Himpunan pengembang jalan Indonesia Soehartono menambahkan secara kalkulasi pemerintah sebenarnya memerlukan dana mencapai Rp. 20 triliyun pertahun khusus untuk alokasi perbaikan jalan nasional. Namun selama ini pemerintah hanya mengalokasikan dana sebesar Rp. 18 triliyun untuk perbaikan jalan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 635 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 600 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 449 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 438 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik