Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
Harga Melambung Cabe Malah Membusuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meski harga cabe di pasaran melambung tinggi, tak sepenuhnya para petani cabe merasakan keuntungan. Pasalnya, di tengah melonjaknya harga cabe, khususnya cabe besar yang kini mencapai Rp. 30 ribu per kilonya, justru membuat petani cabe harus menghela nafas, lantaran cabenya banyak yang membusuk.
Pak Win, salah satu petani cabe di Dauhwaru, Jembrana saat ditemui di kebunnya Minggu (18/7) tidak mampu menahan kekesalannya, akibat tanaman cabenya banyak yang mati.
Harapannya meraih untung besar pada musim ini gagal, lantaran cabenya yang sudah siap panen tersebut, terus menerus diguyur hujan.Pak Win menuturkan, akibat diguyur hujan yang cukup deras, satu pohon yang seharusnya mampu menghasilkan satu kilogram lebih cabe, kini hanya mampu memanen setengah kilo saja. Tidak hanya itu, buah cabenya bahkan banyak yang busuk dan tidak mungkin bisa dijual.
“ Bagi petani yang lain mungkin untung, tetapi bagi saya sangat rugi “ ucap Pak Win sambil menghela nafasnya dalam-dalam. Ia pun tidak bisa berbuat banyak akibat gagal panen yang dialaminya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun