Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ratusan Warga Demo Mapolda Bali

Senin, 19 Juli 2010, 13:46 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Ratusan warga dari Kabupaten Tabanan Bali, hari ini menggelar aksi demo di Polda Bali. Massa menuntut agar jajaran kepolisian Polda Bali mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di Kabupaten Tabanan yang disinyalir merugikan negara puluhan milyar rupiah. 

Ratusan warga dari Tabanan mendatangi Polda Bali dengan pakaian adat Bali. Mereka datang ke Mapolda Bali dengan beberapa buah kendaraan, lengkap dengan gambelan tradisional bleganjur dan penari joged bumbung.Karena tidak diijinkan masuk ke halaman Polda Bali, ratusan massa akhirnya menggelar aksi demo tak jauh dari gedung Polda Bali. Aksi demo ini mendapat penjagaan ketat dari sejumlah aparat keamanan Polda Bali.Dalam aksi demo ini, massa menuntut agar Polda Bali serius mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di wilayah Kabupaten Tabanan.

Menurut warga, beberapa kasus dugaan korupsi yang dilaporkan selama ini kepada aparat penegak hukum di Tabanan, tidak mendapat penanganan yang serius.Kasus dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Tabanan, Adi Wiryatama, sudah amat banyak dan belum ada yang ditangani serius. Salah satunya adalah dugaan penyalahgunaan dana bansos untuk kepentingan pilkada belum lama ini dan dugaan korupsi pembangunan rumah sakit internasional di Kediri yang merugikan negara hingga puluhan milyar rupiah.

 

Kita datang ke Polda Bali karena aparat keamanan di Tabanan tidak mau mengusut kasus dugaan korupsi ini dengan serius dan tuntas, ujar koordinator demo, Gusti Semadiyoga. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami