Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Ratusan Warga Demo Mapolda Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ratusan warga dari Kabupaten Tabanan Bali, hari ini menggelar aksi demo di Polda Bali. Massa menuntut agar jajaran kepolisian Polda Bali mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di Kabupaten Tabanan yang disinyalir merugikan negara puluhan milyar rupiah.
Ratusan warga dari Tabanan mendatangi Polda Bali dengan pakaian adat Bali. Mereka datang ke Mapolda Bali dengan beberapa buah kendaraan, lengkap dengan gambelan tradisional bleganjur dan penari joged bumbung.Karena tidak diijinkan masuk ke halaman Polda Bali, ratusan massa akhirnya menggelar aksi demo tak jauh dari gedung Polda Bali. Aksi demo ini mendapat penjagaan ketat dari sejumlah aparat keamanan Polda Bali.Dalam aksi demo ini, massa menuntut agar Polda Bali serius mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di wilayah Kabupaten Tabanan.
Menurut warga, beberapa kasus dugaan korupsi yang dilaporkan selama ini kepada aparat penegak hukum di Tabanan, tidak mendapat penanganan yang serius.Kasus dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Tabanan, Adi Wiryatama, sudah amat banyak dan belum ada yang ditangani serius. Salah satunya adalah dugaan penyalahgunaan dana bansos untuk kepentingan pilkada belum lama ini dan dugaan korupsi pembangunan rumah sakit internasional di Kediri yang merugikan negara hingga puluhan milyar rupiah.
Kita datang ke Polda Bali karena aparat keamanan di Tabanan tidak mau mengusut kasus dugaan korupsi ini dengan serius dan tuntas, ujar koordinator demo, Gusti Semadiyoga.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 295 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 179 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan