Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
Hujan Terus, Kopi Petani Pupuan Nyaris Membusuk
BERITABALI.COM, TABANAN.
Hujan yang terus mengguyur wilayah Pupuan membuat petani setempat resah. Pasalnya intensitas hujan yang tinggi itu membuat hasil panen kopi petani nyaris membusuk karena tidak mendapatkan sinar matahari.
Beberapa petani Pupuan mengatakan hal tersebut. Kami disini masih secara tradisional mengolah hasil panen. Saat panen seperti sekarang ini hujan terus mengguyur, kami tidak bisa mengeringkan kopi, jelas salah satu petani kopi Pupuan.
Meski kondisi ini tidak berpengaruh terhadap harga, namun sejumlah petani merasa khawatir kalau hujan terus turun sehingga memuat hasil panen menumpuk nyaris membusuk.Agar tidak mengalami kerugian, petani kopi di pupuan memilih menjual kopi mereka yang baru saja dipetik. Sedangkan untuk kopi yang kering yang sudah tidak ada kulitnya harga sementara per kilogramnya Rp 1.300.
Petani kopi pupuan pun berharap agar hujan tidak lagi turun sehingga proses pengeringan kopi dapat lebih cepat dilakukan. Dua hari kemarin sudah tidak ada hujan, mudah-mudahan terus ada matahari,harap petani lainya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1040 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 399 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 350 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 320 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 258 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar